Liputan6.com, Jakarta - Sampai dengan Kamis, 3 Februari 2022, data kumulatif perawatan pasien COVID-19 di rumah sakit mencapai 26.232 orang.
Data ini tercantum dalam Update Data Perawatan Kasus COVID-19Â dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
Dari jumlah kumulatif tersebut Kemenkes RI merinci pasien yang masih dirawat, selesai dirawat, sembuh, dan meninggal sebagai berikut:
Advertisement
- Masih dirawat 12.377 orang.
- Selesai dirawat 13.855 orang.
- Sembuh 13.639 orang.
-Â Meninggal 216 orang.
Simak Video Berikut Ini
Gejala Pasien Secara Kumulatif
Dilihat dari gejalanya, pasien mengalami COVID-19 tanpa gejala (asimptomatik), ringan, sedang, berat, dan kritis. Â Secara kumulatif gejala yang dialami pasien saat dirawat di rumah sakit rinciannya sebagai berikut:
-Asimptomatik 11.074 orang.
-Ringan 11.795 orang.
-Sedang 2.976 orang.
-Berat 338 orang.
-Kritis 49 orang.
Sedangkan data harian per 3 Februari 2022 terkait gejala pasien yakni:
-Asimptomatik 2.749 orang.
-Ringan 7.691.
-Sedang 1.821 orang.
-Berat 100 orang.
-Kritis 16 orang.
Advertisement
Data Kumulatif Terapi Oksigen
Pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit umumnya tidak memerlukan terapi oksigen. Secara kumulatif data pasien yang perlu dan tidak perlu terapi oksigen selama di rumah sakit yakni:
-Nasal kanul 2.698 orang.
-Simple mask 478 orang.
-NRM 88 orang.
-HFNC 50 orang.
-Ventilator 49 orang.
-Tanpa terapi oksigen 22.869 orang.
Sedangkan, data harian per 3 Februari 2022 terkait terapi oksigen yakni:
-Nasal kanul 1.640 orang.
-Simple mask 226 orang.
-NRM 39 orang.
-HFNC 16 orang.
-Ventilator 16 orang.
-Tidak memerlukan terapi oksigen 10.440 orang.
Infografis 5 Gejala Sakit Kepala Akibat COVID-19
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3330570/original/066789100_1608620116-Infografis_5_gejala_sakit_kepala_covid-19.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6591576/original/029814400_1779430905-cek_fakta_-_sertifikat_tanah_gratis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318670/original/097009500_1786124467-efb30e6b-7dc4-4c13-a54b-d81aacb7f640.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5173559/original/021886800_1742872977-cek_fakta_jemput.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3123486/original/086247000_1589021531-4.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3522295/original/038031000_1627365254-004363600_1610009844-20210107-lonjakan-kasus-covid-19-berpotensi-krisis-tenaga-kesehatan-ARBAS-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958108/original/084997400_1727840128-20241002-Topan_Kraton-AFP_5.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/EyKU3eLgkKpcPpD5ZVoZieqU4Qo=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583700/original/080762500_1782546052-Prof_Tjandra_Yoga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 75 Mutasi Varian Baru COVID-19 Cicada](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/reSd7PVafZjUwHScr4SWjBnOLrk=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542694/original/067258800_1774950743-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_3.38.47_PM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Varian Baru Lagi COVID-19, Kini BA.3.2 'Cicada' dan Sudah Masuk Variant Under Monitoring](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/qRruizMJKhQEA4WLv378Rz_SNKw=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541266/original/050683200_1774856802-WhatsApp_Image_2026-03-30_at_14.26.27.jpeg)