Viral Turis Dipaksa Lompat dari Wahana Ekstrem 79 Meter, Polisi Selidiki Petugas

Ternyata, kasus ini bukan pertama kalinya terjadi di wahana semacam ini.

Diterbitkan 29 September 2026, 18:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Moskow - Seorang turis yang ketakutan memohon kepada petugas agar tidak dijatuhkan dari ketinggian 79 meter sebelum akhirnya didorong oleh petugas yang tersenyum sinis sambil menendang kakinya di atraksi ekstrem tersebut.

Dikutip oleh Daily Mail, Selasa (29/9/2026), penyelidikan resmi sudah dilakukan terkait terjatuhnya ke jurang yang dikelilingi oleh tebing di Rusia.

Wanita yang dilanda kepanikan tersebut jelas-jelas merubah pikirannya dan berusaha sekuat tenaga untuk menghindari terjatuh dari tepi jurang di pusat wisata Noh’o di Sungai Sulak, wilayah pegunungan Dagestan.

"Ketika ia panik di dalam tali pengaman, mereka menyeretnya ke tepi jurang, menendang kakinya, dan membuatnya terjun ke bawah," kata salah satu saksi.

"Suaminya merekam istrinya yang sedang mengalami mimpi buruk ini dan tertawa."

Rekaman tersebut memperlihatkan dengan jelas sang wanita memohon agar tidak didorong ke tepi jurang. Namun, instrukturnya mengabaikannya dan justru bangga karena berhasil mengatasi 'ketakutan' wanita tersebut. Suaminya, Yegor, juga terlihat senang melihat istrinya mengalami trauma.

"Tolong, jangan dorong saya! Jangan!" ujar wanita tersebut memohon kepada semua orang di sana.

Ia diikat ke sabuk pengaman dalam posisi duduk untuk lompatan pendulum ke ngarai, yang berbeda dengan lompatan bungee (bungee jump) konvensional.

Saat petugas menahannya, ia terus berteriak untuk dilepaskan. Ia bahkan memohon kepada suaminya tapi tidak ditanggapi. Akhirnya, ia ditendang agar bisa berada posisi yang tepat untuk terjun setinggi 79 meter.

Untungnya, sang wanita selamat dalam atraksi turis ini. Namun, ketika ia diangkat kembali ke platform, ia terlihat sangat marah.

 

Ternyata Bukan Kasus Pertama

Menurut laporan, setelah lompatan tersebut, wanita itu pergi dalam diam. Ia juga terlihat diangkat kembali ke platform yang berada tinggi di atas sungai.

Bukannya menenangkan turis tersebut, staf yang berjaga di sana malah mengejeknya dengan bertanya, "Sekali lagi?"

Wanita tersebut dengan keras menolaknya dan meminta staf tersebut untuk mengulurkan tangannya seraya terus menerus meminta dilepaskan.

Sebuah rekaman lainnya memperlihatkan pelompat lain dan menunjukkan seberapa menyeramkannya atraksi turis tersebut.

Komite Investigasi Rusia sedang menyelidiki kasus menyeramkan ini, serta kasus-kasus lain di mana para perempuan yang melompat merasa dipaksa sampai nekat untuk melompat.

Dalam kasus sebelumnya, seorang turis wanita asal Moskow, Anastasia yang berumur 41 tahun, melaporkan bahwa staf di sana memaksanya untuk melompat tanpa persetujuannya. Laporan menyebutkan bahwa ia didiagnosis mengalami "memar pada sumsum tulang belakang."

Wisatawan lain bernama Sonya mengalami "cedera keseleo setelah tali melilit kakinya." Ia mengaku bahwa instruktur tersebut tidak memberinya arahan dengan benar sebelumnya, lalu malah menyalahkannya karena cara lompatnya yang salah.

Menurut laporan, wahana tersebut sudah lolos inspeksi keselamatan setempat.