Sukses

Pesawat Malaysia Airlines Tabrak Rumah, 2 Tewas

Kecelakaan pesawat kembali terjadi. Kali ini terjadi di kawasan Asia. Adalah pesawat milik maskapai penerbangan Malaysia Airlines menabrak sebuah rumah penduduk di kawasan Kota Kudat, Sabah, Malaysia. Peristiwa terjadi saat pesawat itu terbang terlalu rendah menuju landasan pacu.

"2 Orang tewas dan 4 lainnya terluka, ketika sebuah pesawat penumpang menabrak sebuah rumah di negara bagian Sabah, Malaysia Timur pada Kamis, 10 Oktober," kata pihak Malaysia Airlines sepert dilansir Straitstimes yang dimuat Liputan6.com, Jumat (11/10/2013).

Dalam insiden itu, seorang wanita dan putranya yang berusia 11 tahun berhasil lolos dari maut ketika pesawat menghantam rumahnya. Keduanya lolos tanpa cedera sebab pesawat menghantam kamar tidur, ruang makan dan teras, ketika mereka sedang berada di ruang tamu.

Pihak Malaysia Airlines mengatakan, pesawat jenis Twin Otter yang lepas landas dari ibukota negara bagian Kota Kinabalu, rencananya akan mendarat di landasan pacu di Kudat sekitar 150 kilometer ke arah timur laut. Namun terbang terlalu rendah.

"Sayangnya ada dua korban jiwa," kata Chief Executive Malaysia Airlines, Ahmad Jauhari Yahya dalam sebuah pernyataannya.

Menurut pemberitaan media setempat, ko-pilot berusia 23 tahun serta seorang penumpang berusia 69 tahun meninggal karena luka yang cukup parah setelah dibawa ke rumah sakit.

2 dari 4 yang terluka dilaporkan dalam kondisi kritis. Sementara 16 orang penumpang dalam pesawat telah dilarikan ke rumah sakit untuk diperiksa.

Jauhari mengatakan, ia sangat menyangkan insiden tersebut. Sebab kapten pesawat yang berusia 56 tahun itu sangat berpengalaman. Adalah Wan Mohd Amir Abd Wan Yahya yang menerbangkan pesawat nahas itu, dengan pengalaman jam terbang lebih dari 4.700 jam.

Maskapai tersebut kemudian mengatakan, saat ini pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan pesawat yang merenggut 2 nyawa itu. Sementara sejauh ini pesawat tersebut berada dalam kondisi baik.

Lokasi jatuhnya pesawat di Sabah, berada di bagian ujung arah timur laut Kalimantan. Pulau itu disebut-sebut telah menjadi saksi banyak kecelakaan pesawat.

Pada Juli tahun lalu, kecelakaan hellikopter menelan 3 nyawa penumpangnya. Seminggu kemudian, pilot training Singapura pun tewas dalam kecelakaan pesawat di lokasi tersebut. (Tnt/Ism)