Liputan6.com, Manila: Kedutaan Besar Indonesia di Filipina akhirnya dapat bertemu dengan Taufik Rifki, Kamis (30/10) pagi waktu setempat. Pertemuan ini untuk memastikan kewarganegaraan Taufik. Menurut Staf Kedubes RI, Taufik memang bisa berbahasa Indonesia dan mengaku sebagai WNI. Namun, dia tak dapat menunjukkan dokumen resmi sebagai WNI [baca: Kewarganegaraan Taufik Rifki Sedang Diselidiki].
Seperti diketahui, Taufik ditangkap Kepolisian Filipina, 2 Oktober silam. Presiden Filipina Gloria Macapagal-Arroyo mengaitkan nama Taufik sebagai orang nomor dua di Jamaah Islamiyah. Dia juga dituding terlibat dalam aksi peledakan di Kota General Santos yang menewaskan 15 orang dan mencederai 70 lainnya, setahun silam [baca: Filipina Diguncang Bom Beruntun, 14 Tewas].
Menurut Juru Bicara Kepolisian Filipina Kolonel Leopoldo Batawil, Taufik lahir di Surakarta, 29 Agustus 1974. Namun, beberapa hari silam, Kepala Bidang Penerangan Konsulat Jenderal RI di Davao, Johannes Manginsela mengatakan, nama Taufik tak terdaftar sebagai WNI. "Apalagi dialek Tagalognya amat kental," kata Manginsela [baca: Kewarganegaraan Taufik Rifki Diragukan Pemerintah Indonesia].(ULF/Tim Liputan 6 SCTV)
Seperti diketahui, Taufik ditangkap Kepolisian Filipina, 2 Oktober silam. Presiden Filipina Gloria Macapagal-Arroyo mengaitkan nama Taufik sebagai orang nomor dua di Jamaah Islamiyah. Dia juga dituding terlibat dalam aksi peledakan di Kota General Santos yang menewaskan 15 orang dan mencederai 70 lainnya, setahun silam [baca: Filipina Diguncang Bom Beruntun, 14 Tewas].
Menurut Juru Bicara Kepolisian Filipina Kolonel Leopoldo Batawil, Taufik lahir di Surakarta, 29 Agustus 1974. Namun, beberapa hari silam, Kepala Bidang Penerangan Konsulat Jenderal RI di Davao, Johannes Manginsela mengatakan, nama Taufik tak terdaftar sebagai WNI. "Apalagi dialek Tagalognya amat kental," kata Manginsela [baca: Kewarganegaraan Taufik Rifki Diragukan Pemerintah Indonesia].(ULF/Tim Liputan 6 SCTV)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287416/original/074940600_1783225116-cek_fakta_sandiaga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580034/original/026197700_1778124608-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-07T102932.008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/402954/original/301003cTaufik.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287279/original/022281700_1783206952-pra8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257143/original/047056400_1781226984-mexico-city-stadium.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287291/original/083160400_1783207895-063_2284678786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287277/original/092402000_1783206951-pra6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287269/original/086325900_1783206564-000_B9AD2X7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287240/original/093979800_1783200101-ma3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)