Robot Seberat 31 Kg Buat Penerbangan Southwest Airlines Tertunda, Ini Alasannya

Kehadiran penumpang humanoid bernama Bebop ini mengakibatkan pemeriksaan keamanan ekstra.

Diterbitkan 07 Mei 2026, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington, D.C. - Sebuah robot bernama Bebop menyebabkan penundaan penerbangan maskapai Southwest Airlines dari Oakland menuju San Diego, Amerika Serikat, pada April 2026, setelah perangkat tersebut memicu pemeriksaan keselamatan di dalam kabin pesawat.

Robot seberat sekitar 31 kilogram itu awalnya ditempatkan di kursi penumpang setelah koper pengangkutnya dianggap tidak memenuhi ketentuan bagasi kabin. Tim dari Elite Event Robotics yang berbasis di Dallas diketahui membeli satu kursi tambahan khusus agar robot tersebut dapat dibawa untuk keperluan sebuah pertunjukan di San Diego.

Namun, keberadaan “penumpang robot” tersebut kemudian menimbulkan perhatian kru maskapai saat proses boarding. Awak kabin melontarkan sejumlah pertanyaan teknis, terutama terkait sumber daya dan jenis baterai yang digunakan oleh perangkat tersebut, dikutip dari laman Mysuncoast, Kamis (7/5/2026).

“Mereka datang dan mulai bertanya, ‘Jenis baterai apa yang digunakannya?’ Mereka sangat teliti ingin memeriksa semuanya,” ujar Eily Ben-Abraham dari Elite Event Robotics, dikutip dari laporan media setempat.

Akibat proses pemeriksaan yang berlangsung ketat, pesawat tertahan di landasan pacu selama lebih dari satu jam. Setelah dilakukan verifikasi, pihak maskapai memutuskan untuk menyita baterai lithium milik robot Bebop karena dinilai melebihi batas kapasitas yang diizinkan dalam aturan keselamatan penerbangan sipil.

Meski tanpa sumber daya, robot tersebut tetap diizinkan melanjutkan perjalanan ke San Diego. Sementara itu, tim pengembangnya harus segera mengirimkan baterai pengganti ke lokasi tujuan untuk memastikan Bebop dapat kembali beroperasi sesuai jadwal pertunjukan berikutnya.

Insiden ini menjadi perhatian publik dan memicu perbincangan di media sosial terkait ketatnya regulasi transportasi perangkat berbasis robotika dan baterai lithium di penerbangan komersial.