Netanyahu Berulang Kali Desak Presiden AS Serang Iran, Hanya Trump yang Mengiyakan

Siapa saja presiden AS yang menolak desakan Netanyahu untuk menyerang Iran?

Diterbitkan 12 April 2026, 08:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington, DC - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS) John Kerry menyatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berulang kali mendorong pemerintah AS untuk melancarkan serangan militer terhadap Iran, namun sejumlah presiden AS sebelumnya menolak usulan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Kerry dalam wawancara di program "The Briefing with Jen Psaki" pada Jumat (10/4/2026). Dalam wawancara tersebut, ia mengaku bahwa dirinya terlibat dalam berbagai diskusi dengan Netanyahu.

"Dia ingin kami menyerang," ujar Kerry, yang menjabat sebagai Menlu AS periode 2013-2017.

Kerry menjelaskan bahwa Netanyahu bahkan menyampaikan usulan tersebut secara langsung kepada presiden AS saat itu, Barack Obama.

"Presiden Obama menolak. Presiden Joe Biden menolak. Presiden George W. Bush menolak," ungkapnya.

Dia menambahkan, "Satu-satunya presiden yang menyetujui hal ini, tentu saja, adalah Presiden Donald Trump."

Menurut Kerry, Netanyahu tidak sekadar mengusulkan serangan, tetapi menyampaikannya secara sistematis dalam bentuk empat poin utama. Netanyahu mengklaim bahwa jika Iran diserang maka dampaknya bisa menewaskan para pemimpinnya, memicu perubahan rezim, dan menghancurkan kekuatan militer. Satu poin lainnya dilaporkan adalah memicu pemberontakan.

Perang Iran yang tengah jeda ditandai oleh serangan AS dan Israel pada 28 Februari ke berbagai target, termasuk Teheran, menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ayatullah Ali Khamenei. AS menyebut misi ini sebagai Operation Epic Fury, sementara Israel menamainya Operation Roaring Lion.