Liputan6.com, Beirut - Lebanon menyatakan pada Jumat (10/4/2026) bahwa pertemuan dengan Israel akan digelar di Washington, Amerika Serikat (AS), pekan depan untuk membahas gencatan senjata serta memulai negosiasi antara kedua negara bertetangga tersebut.
Presiden Lebanon Joseph Aoun berulang kali menyatakan kesiapan untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Israel sejak Hizbullah menyeret Lebanon ke dalam perang Iran pada 2 Maret melalui serangan roket ke Israel sebagai bentuk dukungan terhadap Iran, yang kemudian memicu serangan besar-besaran Israel serta invasi darat.
Setelah jeda perang diumumkan antara AS dan Iran pekan ini, Washington dan Teheran berselisih mengenai apakah kesepakatan tersebut juga berlaku untuk Lebanon, sementara Israel terus melancarkan serangan besar ke wilayah tersebut dan Hezbollah membalasnya.
Advertisement
Pernyataan dari kantor kepresidenan Lebanon menyebutkan bahwa panggilan telepon pertama telah dilakukan pada Jumat antara duta besar Lebanon dan Israel untuk Washington serta duta besar AS untuk Lebanon.
"Selama panggilan tersebut, disepakati untuk mengadakan pertemuan pertama pada Selasa (14/4) di kementerian luar negeri untuk membahas deklarasi gencatan senjata dan tanggal dimulainya negosiasi antara Lebanon dan Israel di bawah naungan AS," demikian bunyi pernyataan kepresidenan.
Sebelumnya pada Jumat, pemimpin Hizbullah Naim Qassem mendesak pemerintah Lebanon untuk berhenti memberikan "konsesi gratis" kepada Israel. Ia bersumpah bahwa "perlawanan akan terus berlanjut hingga napas terakhir".
Hizbullah menolak pembicaraan langsung antara kedua negara dan menyerukan agar tentara Israel menarik diri dari Lebanon.
Di sisi lain, Israel menyatakan pada Jumat bahwa mereka tidak akan membahas gencatan senjata dengan Hezbollah dalam pembicaraan dengan pemerintah Lebanon pekan depan di Washington.
"Israel setuju untuk memulai negosiasi damai formal dengan pemerintah Lebanon, yang hingga kini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel," ujar Duta Besar Israel Yechiel Leiter.
Israel menolak untuk membahas gencatan senjata dengan organisasi teroris Hizbullah, yang terus menyerang Israel dan merupakan hambatan utama bagi perdamaian antara kedua negara."
Â
Perundingan Iran-AS
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551686/original/098137000_1775734919-2.jpg)
Sementara itu, dalam perkembangan lainnya kantor berita Iran Tasnim melaporkan bahwa terdapat 71 orang dalam delegasi Iran yang berangkat ke Islamabad, Pakistan, untuk melakukan perundingan dengan AS. Rombongan tersebut mencakup tim negosiator utama, penasihat ahli, perwakilan media, serta tim diplomatik dan keamanan.
Tim negosiasi Iran dipimpin oleh Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf.
Menurut Tasnim, sejumlah pejabat lain yang turut menjadi bagian dari tim negosiator antara lain:
- Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi
- Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati
- Sekretaris Dewan Pertahanan Nasional Tertinggi Ali Akbar Ahmadian.
- Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi
- Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei
Adapun delegasi AS dipimpin oleh Wakil Presiden AS JD Vance.
Sebelum berangkat, Vance seperti dikutip dari BBC mengatakan kepada para wartawan, "Jika pihak Iran bersedia bernegosiasi dengan itikad baik, kami tentu bersedia mengulurkan tangan terbuka."
Selanjutnya ia memperingatkan, "Jika mereka mencoba mempermainkan kami maka tim negosiasi ini tidak akan bersikap lunak."
Delegasi AS disebut kantor berita Anadolu juga mencakup menantu Trump, Jared Kushner, yang pernah menjabat sebagai penasihat selama masa jabatan pertamanya, Utusan Khusus AS Steve Witkoff, dan Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) Brad Cooper. Kushner dan Witkoff terlibat dalam negosiasi gencatan senjata atas nama AS untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567468/original/050020200_1777282004-cek_fakta_alsintan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4536545/original/069114500_1691974925-cek_fakta_satir_ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299087/original/053914000_1784192454-cek_fakta_-_Sherly_Tjoanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4691763/original/031604000_1702982141-Serangan_macan_tutul_melukai_tiga_orang_di_Guwahati-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551692/original/038736300_1775734935-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298224/original/042744300_1784155877-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887995/original/062540200_1720596126-AP24190447290414.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264050/original/062227400_1782063258-063_2282639788.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298238/original/090944000_1784161387-messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4893064/original/098068400_1721122752-FotoJet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298223/original/011449900_1784155410-063_2286282854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288267/original/024620600_1783308427-eng10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5936533/original/005039500_1778833892-063_2276293040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298444/original/012761000_1784171006-Argentina_s_Leandro_Paredes__5__falls_as_he_battles_for_the_ball_with_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5202958/original/056828100_1745912173-174591059168107b3fd7835_WhatsApp_Image_2025_04_29_at_13_58_36.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5134489/original/004648900_1739615768-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516526/original/082099100_1772322543-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554069/original/013962000_1776058564-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4373616/original/042892900_1679963213-Israel-Netanyahu-AFP-800x500-780x470.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258070/original/001616200_1781312872-AP26159434486953.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826293/original/061766900_1715176240-fotor-ai-20240508204951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298097/original/075822700_1784119273-Untitled.jpg)