Sempat Diklaim Tewas, Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Masih Hidup

Otoritas Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi yang menanggapi klaim terkait kabar kematian Ahmadinejad.

Diterbitkan 05 Maret 2026, 15:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka setelah serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menargetkan sejumlah pemimpin senior serta infrastruktur militer Iran.

Kabar tersebut disampaikan oleh seorang penasihat dekat Ahmadinejad kepada kantor berita Anadolu pada Minggu (1/3/2026). Penasihat itu berbicara dengan syarat identitasnya tidak diungkapkan kepada publik.

"Saya berkomunikasi langsung dengannya. Semuanya baik-baik saja," ujar penasihat tersebut.

Ia menjelaskan bahwa sebuah bangunan yang berkaitan dengan detail keamanan Ahmadinejad menjadi sasaran serangan pada hari sebelumnya. Akibat serangan itu, tiga pengawal Ahmadinejad yang merupakan anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan tewas.

Menurut sumber tersebut, bangunan yang terkena serangan itu berada sekitar 100 meter dari kediaman Ahmadinejad.

Meski bangunan terkait keamanan Ahmadinejad diserang, kediaman pribadi mantan presiden Iran itu tidak terdampak dan tidak menjadi target serangan.

Sebelumnya, beredar laporan yang menyebutkan bahwa Ahmadinejad, yang menjabat sebagai presiden Iran pada periode 2005 hingga 2013, tewas dalam serangan udara yang dilakukan oleh Israel dan AS.

Laporan tersebut pertama kali disampaikan media Israel, Ma’ariv, yang menyebut Ahmadinejad berada dalam status tahanan rumah ketika serangan terjadi. Ia dikabarkan tewas akibat serangan terarah yang menghantam kediamannya.

Sosok Ahmadinejad dilaporkan muncul dalam sebuah video yang beredar setelah rumor mengenai dugaan kematiannya menyebar luas dalam beberapa hari terakhir.

Hingga saat ini, belum ada informasi yang terkonfirmasi mengenai kapan dan di mana video tersebut direkam.