Bos Kartel Narkoba Meksiko El Mencho Dimakamkan dalam Peti Mati Emas

El Mencho dimakamkan di sebuah pemakaman di Zapopan, wilayah pinggiran Guadalajara, kota terbesar kedua di Meksiko.

Diterbitkan 04 Maret 2026, 14:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Kota Meksiko - Pemimpin kartel narkoba asal Meksiko, Nemesio Oseguera Cervantes atau dikenal dengan julukan "El Mencho", dimakamkan oleh keluarganya dalam peti mati berwarna emas pada Senin (2/3/2026).

Bos kartel tersebut tewas setelah terluka dalam baku tembak antara para pengawalnya dan pasukan khusus Meksiko yang dikerahkan untuk menangkapnya pada akhir Februari.

El Mencho (59) merupakan pendiri Jalisco New Generation Cartel (CJNG), salah satu organisasi kriminal paling ditakuti di Meksiko. Ia menjadi buronan paling dicari di negara tersebut. Pemerintah Amerika Serikat (AS) bahkan menawarkan hadiah sebesar USD 15 juta bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapannya.

Kematian El Mencho memicu aksi kekerasan balasan. Anggota kartel dilaporkan membakar kendaraan dan memblokade jalan di 20 negara bagian di Meksiko.

Untuk mencegah kekerasan baru saat pemakaman berlangsung, anggota Garda Nasional dikerahkan dalam jumlah besar di sekitar lokasi pemakaman dekat Guadalajara, Negara Bagian Jalisco, yang merupakan basis kuat kartel tersebut.

 

Kekhawatiran Baru Menghantui

Sejumlah karangan bunga berukuran besar terlihat dibawa ke rumah duka sebelum upacara dimulai. Salah satunya berbentuk ayam jantan yang merujuk pada kegemaran El Mencho terhadap sabung ayam.

Menurut kantor berita AFP seperti dikutip dari laporan BBC, lima truk diperlukan untuk mengangkut seluruh karangan bunga ke pemakaman. Sebagian besar kiriman bunga tersebut dikirim secara anonim.

Prosesi pemakaman juga diiringi oleh sebuah band yang memainkan musik ranchero dan narcocorridos, yakni lagu-lagu yang memuji tokoh kartel narkoba.

Media lokal melaporkan, lagu tradisional "El Muchacho Alegre" dimainkan ketika peti mati berwarna emas milik El Mencho tiba di kapel yang berada di dalam kompleks pemakaman.

Setelah upacara berlangsung sekitar satu jam, para pelayat mengikuti peti mati yang kemudian dibawa menuju liang kubur. Banyak di antara pelayat menutupi identitas mereka dengan mengenakan masker wajah.

Media Meksiko mencatat, makam El Mencho relatif sederhana dibandingkan makam bos narkoba lain yang sering dilengkapi mausoleum besar.

Di bawah kepemimpinan Oseguera, CJNG berkembang menjadi organisasi kriminal transnasional yang kuat. Kartel tersebut memperluas pengaruhnya dari basis di Jalisco ke berbagai negara bagian lain di Meksiko dan terlibat dalam produksi serta perdagangan narkoba.

Kematian El Mencho oleh pasukan khusus Meksiko dipandang sebagai kemenangan bagi pemerintahan Presiden Claudia Sheinbaum. Pemerintahannya sebelumnya mendapat tekanan dari Presiden AS Donald Trump untuk meningkatkan upaya memerangi perdagangan narkoba.

Namun, sejumlah pihak khawatir kekosongan kekuasaan yang ditinggalkan oleh pemimpin kartel tersebut dapat memicu lonjakan kekerasan dalam jangka pendek. Kekhawatiran itu muncul karena berbagai faksi dalam kelompok kriminal tersebut—yang diperkirakan memiliki puluhan ribu anggota—dapat saling berebut kendali.