Hari Valentine: Warga Kenya Diminta Tak Merangkai Uang Kertas Jadi Buket

Otoritas Kenya menegaskan bahwa ungkapan kasih sayang pada Hari Valentine tidak boleh melanggar hukum atau merusak mata uang negara.

Diterbitkan 14 Februari 2026, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Nairobi - Menjelang Hari Valentine, ketika para pasangan di seluruh dunia berburu hadiah romantis untuk orang tercinta, warga Kenya justru mendapat peringatan keras dari otoritas moneter negara tersebut. Bank Sentral Kenya atau Central Bank of Kenya (CBK) mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan uang kertas sebagai rangkaian buket, karena tindakan itu berpotensi melanggar hukum dan membuat pelakunya terjerat pidana.

Peringatan tersebut disampaikan CBK melalui siaran pers yang dirilis pada Senin (9/2/2026), menyusul apa yang disebut sebagai tren yang berkembang berupa pembuatan buket dari lembaran uang kertas shilling Kenya. Dalam praktiknya, uang kertas disusun menyerupai bunga dan dirangkai menjadi buket sebagai simbol hadiah romantis.

Melansir laporan CNN, CBK menegaskan bahwa penggunaan uang kertas untuk dirangkai menjadi buket berisiko mengompromikan integritas mata uang nasional. Bank sentral menjelaskan bahwa proses perangkaiannya sering kali melibatkan penggunaan lem, staples, dan peniti, yang dapat merusak fisik uang kertas sehingga menjadi tidak layak untuk diedarkan.

Menurut pernyataan resmi tersebut, kerusakan pada uang kertas menyebabkan meningkatnya penolakan saat proses pengolahan uang oleh sistem perbankan. Akibatnya, uang yang rusak harus lebih cepat ditarik dari peredaran dan diganti dengan yang baru. Kondisi ini dinilai menimbulkan biaya yang sebenarnya dapat dihindari, baik bagi publik maupun bagi bank sentral.

"CBK tidak keberatan dengan penggunaan uang tunai sebagai hadiah, namun penggunaan tersebut tidak boleh melibatkan tindakan apa pun yang mengubah, merusak, atau mencoret uang kertas," demikian isi pernyataan tersebut.

Lebih lanjut, CBK mengingatkan bahwa siapa pun yang membuat buket uang berisiko dituntut berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Kenya. Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa tindakan dengan sengaja merusak uang kertas—baik dengan mencoret, merobek, maupun memotong—merupakan suatu pelanggaran hukum.

Bagi mereka yang dinyatakan bersalah, ancaman hukumannya adalah penjara hingga tiga bulan, denda maksimum 2.000 shilling Kenya, atau kedua-duanya.

 

Pilihan yang Lebih Aman

Kenya bukan satu-satunya negara di Afrika yang mengeluarkan peringatan terkait penggunaan uang sebagai bagian dari ekspresi romantis atau perayaan. Pada Maret 2023, Direktur Departemen Mata Uang Bank of Ghana juga mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan uang cedi dalam hampers dan buket uang.

Sementara itu di Nigeria, praktik menghamburkan uang kertas naira di acara pernikahan semakin sering ditindak dalam beberapa tahun terakhir, sebagaimana dilaporkan BBC. 

Sebagai alternatif yang lebih aman bagi para pencari hadiah Valentine, Kenya sebenarnya memiliki industri bunga yang kuat. Menurut data Observatory of Economic Complexity (OEC), negara di Afrika Timur tersebut mengekspor bunga potong senilai USD 780 juta pada tahun 2024.

Dalam data tersebut disebutkan bahwa hanya Belanda (USD 4,26 miliar), Kolombia (USD 1,42 miliar), dan Ekuador (USD 950 juta) yang mencatat nilai ekspor bunga lebih tinggi dibanding Kenya.

OEC menyebutkan pula bahwa bunga merupakan komoditas ekspor terbesar ketiga Kenya pada tahun tersebut, setelah teh dan produk minyak bumi olahan. Dari keseluruhan industri bunga itu, mawar menyumbang lebih dari 70 persen atau sekitar USD 552 juta dari total pendapatan ekspor bunga Kenya.

 

  • Uang kertas adalah uang yang tercetak dalam wujud kertas dengan nominal tertentu dan mendapat pengesahan bank sentral.
    Uang kertas adalah uang yang tercetak dalam wujud kertas dengan nominal tertentu dan mendapat pengesahan bank sentral.
    Uang Kertas
  • liputan6
    Hari Valentine, yang dirayakan setiap 14 Februari, adalah momen universal untuk mengungkapkan kasih sayang, memiliki sejarah panjang, makna mendalam, dan perayaan yang beragam di seluruh dunia.
    Hari Valentine
  • Kenya
  • Buket
  • Buket Uang