Liputan6.com, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh kembali memfasilitasi kepulangan warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya terjerat sindikat penipuan daring di Kamboja.
Pada Jumat (6/2/2026) sebanyak 10 WNI telah kembali ke Tanah Air secara mandiri setelah melalui proses deportasi yang didampingi oleh KBRI Phnom Penh.
Dengan tambahan tersebut, total 86 WNI telah berhasil pulang ke Indonesia sejak 30 Januari 2026 menggunakan penerbangan komersial. Mereka merupakan WNI yang keluar dari jaringan penipuan daring di berbagai wilayah Kamboja dan meminta bantuan pemulangan kepada perwakilan RI.
Advertisement
Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja, Santo Darmosumarto, menyampaikan harapannya agar para WNI yang telah memperoleh dukungan penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dari KBRI serta keringanan denda keimigrasian dari otoritas setempat dapat segera mengatur kepulangan ke Indonesia.
“Harapannya, para WNI yang telah difasilitasi SPLP dan mendapatkan keringanan denda keimigrasian dapat segera kembali ke Indonesia sesegera mungkin,” ujar Santo dalam keterangan resmi KBRI Phnom Penh.
KBRI mencatat, dalam dua pekan ke depan sebanyak 257 WNI telah membeli tiket penerbangan menuju Indonesia. Untuk memastikan proses keberangkatan berjalan lancar, KBRI Phnom Penh terus melakukan pendampingan serta berkoordinasi intensif dengan otoritas Bandara Internasional Phnom Penh.
Setibanya di Indonesia, para WNI tersebut akan menjalani pemeriksaan oleh tim gabungan lintas instansi, termasuk aparat penegak hukum. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melengkapi asesmen awal yang sebelumnya telah dilakukan oleh KBRI saat para WNI mengajukan pengaduan dan permohonan bantuan.
Sebagai pembaruan, KBRI Phnom Penh melaporkan bahwa sejak 16 Januari hingga 5 Februari 2026, sebanyak 3.446 WNI telah mendatangi KBRI setelah keluar dari sindikat penipuan daring di sejumlah provinsi di Kamboja. Seluruhnya meminta fasilitasi pemulangan ke Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.178 WNI saat ini masih berada di tempat penampungan sementara sambil menunggu proses deportasi. Kebutuhan dasar para WNI di penampungan tersebut difasilitasi oleh KBRI Phnom Penh bekerja sama dengan otoritas lokal Kamboja.
Untuk mempercepat pemulangan, KBRI terus meningkatkan proses pendataan WNI, verifikasi dokumen, asesmen kasus, serta penerbitan SPLP bagi mereka yang tidak memiliki paspor. Selain itu, KBRI juga telah mengajukan permohonan keringanan denda keimigrasian kepada otoritas Kamboja bagi hampir 800 WNI. Diharapkan permohonan tersebut dapat dikabulkan dalam beberapa hari ke depan, sehingga semakin banyak WNI dapat segera kembali ke Indonesia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495278/original/094121000_1770362793-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_12.12.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409475/original/099185100_1479452337-Kamboja.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5622699/original/082401100_1778213650-Screenshot_2026-05-08_105805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5168827/original/096917600_1742462405-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263225/original/037460900_1781869308-IMG-20260619-WA0012.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8137255/original/007132100_1780989370-HL_kamboja.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5459782/original/064524600_1767173893-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6398663/original/041635600_1779272999-IMG-20260520-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496716/original/041026000_1770597133-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5443090/original/034043600_1765619153-2.jpg)