Pejabat Venezuela Kembali Aktif di Media Sosial X Usai Larangan Era Maduro

Siapa saja pejabat Venezuela yang kembali aktif di X?

Diterbitkan 15 Januari 2026, 18:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Caracas - Sejumlah pejabat tinggi Venezuela, termasuk presiden sementara Delcy Rodriguez, kembali menggunakan platform media sosial X pada Selasa (13/1/2026) malam waktu setempat.

Langkah ini dinilai sebagai pembalikan dari keputusan Nicolas Maduro pada 2024 yang memblokir akses ke platform tersebut di Venezuela.

"Kami akan kembali menjalin komunikasi melalui saluran ini," tulis Rodriguez di akun resminya.

Ia menambahkan, "Venezuela tetap berdiri tegak, dengan kekuatan dan kesadaran sejarah."

Pada profil terbarunya, Rodriguez menggambarkan dirinya sebagai "Presiden Sementara Republik Bolivarian Venezuela", serta menambahkan keterangan: "Bersama Presiden Nicolas Maduro di jalan Bolivar dan Chavez."

Maduro, presiden yang telah digulingkan dan baru-baru ini ditangkap oleh Amerika Serikat (AS), melarang akses ke X di Venezuela pada Agustus 2024. Larangan tersebut diberlakukan setelah terjadi perseteruan daring antara Maduro dan pemilik X, Elon Musk. Saat itu, Maduro menyatakan pemblokiran bersifat sementara, namun hingga kini warga Venezuela tidak dapat mengakses platform tersebut secara bebas.

Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello, salah satu tokoh paling berpengaruh dalam pemerintahan, juga tampak kembali aktif di X pada Selasa. Dalam unggahannya, ia menulis: "Mampir untuk memberikan pelukan besar kepada saudara-saudari dari Venezuela dan seluruh dunia yang terus mengikuti situasi di negara kami."

Jorge Rodriguez, saudara presiden sementara sekaligus ketua Majelis Nasional Venezuela, juga mengunggah pernyataan di X. Dalam bahasa Spanyol, ia menulis, "Mari kita terus berada di jalan kemakmuran, dialog, dan saling menghormati. Kita akan mampu melewati semua ini!"

Akun resmi Maduro juga terlihat aktif pada Selasa. Akun tersebut mengunggah sebuah gambar yang menampilkan Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, yang juga ditangkap AS. Gambar itu dilapisi teks berbahasa Spanyol yang berbunyi, "11 hari telah berlalu sejak penculikan mereka" dan tagar #WeWantThemBack.

Namun, belum jelas siapa yang saat ini mengendalikan akun terverifikasi milik Maduro tersebut. 

Akun terverifikasi Maduro masih mencantumkan keterangan dirinya sebagai "Presiden Republik Bolivarian Venezuela 2025–2031 – Prajurit Bolivar – Putra Chavez."

Belum jelas apakah akses ke platform tersebut telah sepenuhnya dipulihkan di seluruh wilayah Venezuela.