Liputan6.com, Roma - Penipuan untuk mencairkan uang pensiun di Italia kini menjadi hal yang cukup umum, salah satunya seorang pria diduga menyamar sebagai ibunya yang telah meninggal. Ia diketahui memperbarui kartu identitas sang ibu agar tetap menerima uang pensiun selama tiga tahun.
Ibunya, Graziella Dall'Oglio, meninggal dunia pada usia 82 tahun, di kota Borgo Virgilio. Sementara itu, putranya (57) yang tidak disebutkan namanya belum pernah melaporkan kematian ibunya.
Ia justru menggunakan keahlian yang dimilikinya sebagai mantan perawat untuk mengawetkan jenazah di rumah keluarga, dengan mengekstrak darah dan cairan tubuh dari jenazah agar tidak cepat membusuk, seperti yang dikutip dari laman Oddity Central, Kamis (4/12/2025).
Advertisement
Menyamar sebagai Perempuan Tua
Cara yang dilakukannya selama tiga tahun berhasil, ia menerima uang pensiun ibunya tanpa ada yang curiga setelah menyamar sebagai perempuan tua. Penampilan dibuat semirip mungkin dengan mengenakan rambut palsu, alas bedak, cat kuku, pakaian perempuan, dan perhiasan.
Menurut media Italia, petugas yang melihat penampilan mencolok tersebut mulai curiga karena rambut gelap di tengkuk, tangan, dan dagunya berbeda dari biasanya. Keanehan ini membuat petugas menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak biasa dengan perempuan yang ia kenal.
Dari rekaman kamera pengawas di kantor catatan sipil, Graziella tidak bisa mengemudi sedangkan pria itu datang sambil mengendarai kendaraannya. Semakin diperhatikan, penyamarannya pun terungkap dan petugas segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Â
Penggeledahan Rumah Tersangka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4391028/original/021777800_1681211946-Thumbnail_Liputan6.com-2.jpg)
Pihak kepolisian datang dan menyerbu rumah pria tersebut, mereka menemukan tubuh Graziella yang tubuhnya seperti mumi karena menggunakan pengawet dalam waktu yang lama. Tempat persembunyian jenazahnya berada di dalam lemari kecil dan dibungkus dengan dua kantong tidur.
Hukumannya pun semakin berat akibat menyimpan jenazah dan memanipulasi identitas ibunya untuk mempertahankan pencairan uang pensiunan. Â
Perkiraan total uang yang didapatkan pria itu sekitar 53.000 Euro atau Rp1,022 miliar dari gabungan uang pensiun ibunya dan pendapatan yang bersumber dari tiga properti keluarga. Kini, kasusnya dianggap ekstrem setelah menyimpan jenazah ibunya hanya untuk keuntungan finansial.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709839/original/047593100_1782789385-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T101408.733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3902511/original/090747100_1762352267-fn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3917144/original/029782900_1643329756-alexander-mils-lCPhGxs7pww-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411714/original/008904900_1479708928-Italia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8408521/original/066435200_1782291770-psikiater_Indonesia_dr._Andri__SpKJ__FAPM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263308/original/007567800_1781880145-1000563083.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7182658/original/064658700_1779978568-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3535528/original/061077800_1628500062-holiday-141980_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321083/original/014211100_1755662628-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263898/original/073803900_1782029937-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555744/original/025772000_1776214394-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2771675/original/012393800_1554627541-Bendera_Iran__Atta_Kenare_AFP_PHOTO_.jpg)