Ilmuwan Kembangkan Kaviar Vegan dari 100 Persen Bahan Nabati

Biasanya, kaviar berasal dari telur ikan di laut paling terdalam. Apa jadinya jika kaviar terbuat dari bahan lainnya?

Diterbitkan 05 November 2025, 19:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dalam dunia kuliner, kaviar dikenal sebagai simbol kemewahan sebuah hidangan dengan harga yang cukup tinggi.

Butiran kecil berkilau ini berasal dari ikan tertentu yang difermentasi dengan garam dan selalu terasa lebih istimewa ketika ditemani kaviar.

Namun, di tengah arus tren kuliner global, muncul sebuah ide kemewahan yang tidak harus datang dari laut.

Alternatif kaviar dari nabati kini terus berkembang pesat setelah steak dan ham dalam burger memiliki daging khusus untuk vegan.

Dinamai dengan 'Zeroe Caviar' yang terbuat dari rumput laut organik dan dibudidayakan di lepas pantai Prancis oleh salah satu perusahaan di sana. Produk ini memadukan berbagai bahan alami untuk menghasilkan kaviar yang dapat dinikmati oleh siapa pun, dilansir dari Oddity Central, Rabu (5/11/2025).

Bahan-bahannya seperti cabai rawit, lada hitam, kunyit, daun salam, daun bawang, daun dill, dan tarragon untuk menghasilkan cita rasa laut yang autentik.

Selain itu, kaviar nabati ini telah menarik perhatian restoran berbintang Michelin dan para koki ternama yang memuji kemiripan rasanya dengan telur ikan sturgeon.

Menurut para pembuatnya, rasa dan tekstur Zeroe Caviar nyaris tidak dapat dibedakan dari kaviar asli.

Inovasi tersebut menjadi salah satu cara untuk mendukung konservasi laut, yang memungkinkan para konsumen tidak merasa bersalah saat menikmati Zeroe Caviar, di mana biasanya selalu berasal dari produk hewani.

Respons Konsumen

Beberapa ulasan dari pengguna melalui Google review turut memberikan tanggapan setelah menikmati Zeroe Caviar, yang mengatakan bahwa rasanya persis seperti kaviar di laut dan cocok dipadukan dengan banyak hal.

Sementara itu, pengguna lain menyebut produk dari bahan sederhana ini mampu menghadirkan kemewahan, sekaligus menjaga alam tanpa mengurangi kelezatan hidangannya.

Meskipun harganya lebih terjangkau dibandingkan kaviar asli, Zeroe Caviar tetap menjadi produk premium.

Satu porsi 50 gram berharga sekitar 42 dolar (sekitar Rp672 ribu), sedangkan toples berisi 300 gram dijual seharga 120 dolar (sekitar Rp1,9 juta).

 

Â