Alasan Bibir Jadi Gatal Setelah Makan Jeruk

Mengapa buah tertentu dapat memicu alergi hingga membuat bibir bengkak, apa penyebabnya?

Diterbitkan 31 Oktober 2025, 21:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Buah juga memiliki alergi tertentu, seperti protein yang mirip dengan serbuk sari terkonsentrasi pada kulit buah, sehingga membuat setiap orang hanya menyukai buah tertentu.

Ketika sistem kekebalan tubuh seseorang salah mengira protein-protein ini sebagai serbuk sari tanaman, hal ini memicu sindrom alergi oral (OAS) atau yang dikenal sebagai sindrom alergi serbuk sari-makanan, dilansir dari Mental Floss, Jumat (31/10/2025).

Orang dengan OAS sebenarnya tidak alergi terhadap buah itu sendiri, melainkan protein yang meniru serbuk sari dan disebut alergi reaktif silang, dan kondisi alergi buah juga dapat muncul secara tiba-tiba.

Efek samping dari menggigit buah seperti ini dapat menimbulkan sensasi terbakar atau kesemutan di bibir, mulut, dan tenggorokan yang terkadang menyebabkan pembengkakan ringan.

Sedangkan jika alerginya cukup parah, dapat menyebabkan pembengkakan tenggorokan yang mengancam jiwa (anafilaksis), tetapi kasus ini sangat jarang terjadi.

Reaksi alergi buah berbeda dengan yang biasanya terjadi akibat alergi kacang, protein pada buah dapat langsung dipecah oleh lambung manusia, sehingga kecil kemungkinan terjadi pembengkakan serius.

OAS Menurut Ahli

Menurut National Jewish Health, memiliki alergi musiman tidak selalu berarti seseorang akan mengalami OAS.

Namun, jika seseorang bereaksi terhadap pohon birch, rumput, atau gulma, orang tersebut lebih mungkin mengalami gejala OAS dibandingkan mereka dengan alergi serbuk sari lainnya.

Selain itu, American Academy of Allergy, Asthma, and Immunology menyatakan bahwa 50 hingga 75 persen orang dewasa dengan alergi serbuk sari pohon birch dapat mengalami reaksi alergi silang saat mengonsumsi apel atau seledri.

 

Cara Mengatasi Alergi Oral

OAS relatif mudah diatasi, memasak atau memanggang buah juga dapat mendenaturasi protein, sehingga menghilangkan kemungkinan reaksi.

Misalnya, membuat roti pisang dapat mencegah reaksi alergi pada pisang atau memanggang kue apel dan membuat saus juga aman untuk sebagian orang.

Faktanya, tidak semua orang akan bereaksi terhadap jenis buah atau sayuran yang sama, seperti apel honeycrisp mungkin memicu gejala, sedangkan apel hijau mungkin tidak.

Faktor yang dapat menjaga tubuh dari alergi ini dengan menghindari makanan tertentu saat musim serbuk sari tinggi.

Meski tidak ada tes khusus untuk OAS, dokter dapat melakukan tes alergi serbuk sari yang diketahui dari laporan riwayat reaksi alergi pasien terhadap makanan tertentu.

Cara paling aman untuk tetap mengonsumsi buah dapat mengolahnya ke dalam bahan campuran makanan, di mana buah akan tercampur sehingga aman bagi mereka yang sensitif terhadap OAS.

Buah Pemicu Reaksi Silang

Pohon Birch (Musim Semi)

Apel, aprikot, wortel, seledri, ceri, kiwi, peterseli, persik, pir, dan plum.

Timothy dan Orchard Grass (Musim Panas)

Blewah, melon, jeruk, persik, kentang (putih), tomat, dan semangka.

Mugwort dan Ragweed (Musim Gugur)

Pisang, paprika, brokoli, kubis, kembal kol, melon, wortel, seledri, bayam bit, mentimun, bawang putih, melon, bawang bombay, peterseli, persik, kentang (putih), semangka, dan timun jepang.