Perhiasan yang Dicuri dari Museum Louvre Prancis Belum Ditemukan

Perhiasan curian dari Museum Louvre masih belum ditemukan. Dua orang tersangka terbukti bersalah, Sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan pencurian ini melibatkan orang dalam, dan memastikan tidak ada staf museum yang terlibat.

Diterbitkan 30 Oktober 2025, 19:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Perhiasan yang dicuri dari Museum Louvre masih belum ditemukan. Seperti disampaikan jaksa penuntut umum Paris, Rabu (29/10/2025).

“Saya tetap berharap perhiasan itu bisa ditemukan dan dikembalikan ke Louvre, lebih luas lagi untuk negara,” ujar Laure Beccuau. Dilansir Antara, Kamis (30/10/2025).

Dalam konferensi pers, Laure Beccuau juga menyatakan dua tersangka yang ditangkap akhir pekan lalu terbukti bersalah. Mereka bisa dijatuhi hukuman hingga 15 tahun penjara dan denda besar.

“Kedua tersangka sebagian mengakui keterlibatan mereka dalam peristiwa ini kepada penyidik,” kata Beccuau.

Kedua tersangka berusia 30-an memiliki catatan kriminal. Mereka diyakini menggunakan alat listrik untuk membobol Galeri Apollon dan mencuri beberapa bagian dari mahkota kerajaan Prancis.

Identitas mereka terungkap melalui bukti DNA di lokasi. Beccuau menambahkan kemungkinan kelompok pelaku lebih dari empat orang yang terekam CCTV.

Sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan pencurian ini melibatkan orang dalam, dan memastikan tidak ada staf museum yang terlibat.

Perampok membobol Galeri Apollon pekan lalu dengan membuka paksa jendela dan mencuri delapan perhiasan mahkota Prancis hanya dalam beberapa menit. Perhiasan yang dicuri itu diperkirakan bernilai sekitar 88 juta Euro dan tidak diasuransikan.

Sumber: Anadolu