Ledakan bom bunuh diri terjadi di sebuah acara pemakaman di kota Shergarh, Mardan, Pakistan, Selasa 18 Juni waktu setempat. Akibatnya 35 pelayat tewas dan puluhan lainnya terluka.
"Serangan di kota Shergarh di Distrik Mardan terjadi saat sedang belangsung pembacaan doa di pemakaman pemilik stasiun bahan bakar lokal. Tampaknya politisi menjadi sasaran ledakan itu, terkait kondisi keamanan yang dihadapi pemerintah baru di bawah pimpinan Perdana Menteri Nawaz Sharif," kata polisi seperti dikutip media Pakistan Daily Times, Rabu (19/6/2013).
"Anggota parlemen baru Khyber Pakhtunkhwa Imran Mohmand adalah korban di antara 35 orang yang tewas dalam serangan bunuh diri itu," ungkap seorang pejabat pemerintahan yang identitasnya tak disebutkan.
Juru bicara pemerintah provinsi Shaukat Yousafzai juga telah mengonfirmasi pembunuhan Member of Provincial Assembly (MPA) atau Anggota Majelis Provinsi itu. Ia juga mengungkapkan dirinya pun merupakan target dalam serangan tersebut.
"Saya memiliki informasi dari polisi bahwa MPA Imran Mohmand adalah salah satu di antara mereka yang tewas dalam serangan di kota Shergarh di distrik Mardan," kata Shaukat kepada Daily Times.
Seorang pejabat polisi setempat Jaffer Khan mengatakan, "Bomber itu datang dengan berjalan kaki dan meledakkan dirinya di dekat Imran Khan Mohmand, yang tampaknya telah menjadi sasaran."
Santunan
Menurut korban selamat yang menghadiri acara pemakaman itu, sekitar 800 orang menghadiri pemakaman Haji Abdullah yang meninggal akibat ditembak oleh penembak misterius pada Senin 17 Juni. Sejumlah besar pelayat adalah anggota parlemen baru. Pemakaman pun padat oleh pelayat.
Pemerintah Pakhtunkhwa Khyber menyatakan akan memberikan bantuan tunai bagi mereka yang tewas dan terluka dalam ledakan bunuh diri mematikan.
Ahli waris dari mereka yang tewas dalam ledakan itu akan diberikan 300 rupee Pakistan atau sekitar Rp 30 juta. Untuk korban luka akan mendapatkan 100 ribu rupee Pakistan atau sekitar Rp 10 juta.
Politisi Jadi Target
Imran Mohmand terpilih sebagai MPA independen dari konstituen PK-27 di Distrik Mardan. Dia adalah yang politisi kedua Khyber Pakhtunkhwa dari MPA yang telah menjadi korban terorisme sejak Partai Pakistan Tehreek-e-Insaf mengambil alih kekuasaan di provinsi Mardan pada 30 Mei.
Korban sebelumnya yakni Fareed Khan, menjadi korban penembakan oleh penembak mistrius di Bazar Hangu pada 4 Juni. "Dia berada di bawah ancaman dan kantornya diserang selama kampanye pemilu," kata Shaukat.
Shaukat Yousafzai menambahkan, pemerintah provinsi telah menjamin keamanannya dari pihak kepolisian selain dari penjaga pribadinya.
Presiden Asif Ali Zardari mengutuk keras ledakan bom bunuh diri itu. Ia pun turut berduka pada para keluarga yang menjadi korban. Sementara untuk para korban luka, ia meminta agar pihak berwenang memastikan bantuan medis terbaik untuk mereka.
Lebih dari 150 orang tewas dalam serangan militan selama kampanye pemilu, tapi pemboman di pemakaman itulah yang palling mematikan.
Sebelumnya, daerah Karachi juga sempat dihantam ledakan bom pada 3 Maret dan menewaskan 50 orang. Serangan terjadi 3 hari setelah 25 orang tewas ketika gerilyawan meledakkan sebuah bus yang membawa siswa perempuan di Quetta, dan menyerbu sebuah rumah sakit tempat korban dirawat. (Tnt/Sss)
"Serangan di kota Shergarh di Distrik Mardan terjadi saat sedang belangsung pembacaan doa di pemakaman pemilik stasiun bahan bakar lokal. Tampaknya politisi menjadi sasaran ledakan itu, terkait kondisi keamanan yang dihadapi pemerintah baru di bawah pimpinan Perdana Menteri Nawaz Sharif," kata polisi seperti dikutip media Pakistan Daily Times, Rabu (19/6/2013).
"Anggota parlemen baru Khyber Pakhtunkhwa Imran Mohmand adalah korban di antara 35 orang yang tewas dalam serangan bunuh diri itu," ungkap seorang pejabat pemerintahan yang identitasnya tak disebutkan.
Juru bicara pemerintah provinsi Shaukat Yousafzai juga telah mengonfirmasi pembunuhan Member of Provincial Assembly (MPA) atau Anggota Majelis Provinsi itu. Ia juga mengungkapkan dirinya pun merupakan target dalam serangan tersebut.
"Saya memiliki informasi dari polisi bahwa MPA Imran Mohmand adalah salah satu di antara mereka yang tewas dalam serangan di kota Shergarh di distrik Mardan," kata Shaukat kepada Daily Times.
Seorang pejabat polisi setempat Jaffer Khan mengatakan, "Bomber itu datang dengan berjalan kaki dan meledakkan dirinya di dekat Imran Khan Mohmand, yang tampaknya telah menjadi sasaran."
Santunan
Menurut korban selamat yang menghadiri acara pemakaman itu, sekitar 800 orang menghadiri pemakaman Haji Abdullah yang meninggal akibat ditembak oleh penembak misterius pada Senin 17 Juni. Sejumlah besar pelayat adalah anggota parlemen baru. Pemakaman pun padat oleh pelayat.
Pemerintah Pakhtunkhwa Khyber menyatakan akan memberikan bantuan tunai bagi mereka yang tewas dan terluka dalam ledakan bunuh diri mematikan.
Ahli waris dari mereka yang tewas dalam ledakan itu akan diberikan 300 rupee Pakistan atau sekitar Rp 30 juta. Untuk korban luka akan mendapatkan 100 ribu rupee Pakistan atau sekitar Rp 10 juta.
Politisi Jadi Target
Imran Mohmand terpilih sebagai MPA independen dari konstituen PK-27 di Distrik Mardan. Dia adalah yang politisi kedua Khyber Pakhtunkhwa dari MPA yang telah menjadi korban terorisme sejak Partai Pakistan Tehreek-e-Insaf mengambil alih kekuasaan di provinsi Mardan pada 30 Mei.
Korban sebelumnya yakni Fareed Khan, menjadi korban penembakan oleh penembak mistrius di Bazar Hangu pada 4 Juni. "Dia berada di bawah ancaman dan kantornya diserang selama kampanye pemilu," kata Shaukat.
Shaukat Yousafzai menambahkan, pemerintah provinsi telah menjamin keamanannya dari pihak kepolisian selain dari penjaga pribadinya.
Presiden Asif Ali Zardari mengutuk keras ledakan bom bunuh diri itu. Ia pun turut berduka pada para keluarga yang menjadi korban. Sementara untuk para korban luka, ia meminta agar pihak berwenang memastikan bantuan medis terbaik untuk mereka.
Lebih dari 150 orang tewas dalam serangan militan selama kampanye pemilu, tapi pemboman di pemakaman itulah yang palling mematikan.
Sebelumnya, daerah Karachi juga sempat dihantam ledakan bom pada 3 Maret dan menewaskan 50 orang. Serangan terjadi 3 hari setelah 25 orang tewas ketika gerilyawan meledakkan sebuah bus yang membawa siswa perempuan di Quetta, dan menyerbu sebuah rumah sakit tempat korban dirawat. (Tnt/Sss)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5394044/original/017340400_1761624269-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/49893/original/bom-pakistan-130619b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)