Iran Eksekusi Mati Warga Negaranya atas Tuduhan Mata-mata Mossad Israel

Ada saja bentuk spionase yang dilakukan oleh pelaku terhadap pemerintah Iran?

Diperbarui 18 September 2025, 17:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Teheran - Pengadilan Iran pada Rabu (17/9/2025) mengeksekusi seorang warga bernama Babak Shahbazi setelah divonis bersalah melakukan spionase untuk badan intelijen Israel, Mossad.

Menurut laporan Fars News, Shahbazi bekerja sebagai kontraktor di bidang pendinginan industri untuk sejumlah perusahaan yang berhubungan dengan sektor keamanan, militer, dan komunikasi.

Ia disebut menjalin hubungan dengan Esmail Fekri—yang juga dieksekusi pada 17 Juni 2025 atas tuduhan serupa, termasuk dakwaan “permusuhan terhadap Tuhan” dan “korupsi di bumi.”

Shahbazi dituduh memberikan informasi intelijen rinci kepada Mossad, mulai dari lokasi proyek-proyek penting di Iran, aktivitas di masing-masing lokasi, hingga jalur keluar-masuk serta data sensitif lainnya, dikutip dari Shafaq, Kamis (18/9).

Kepala Kehakiman Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, dalam pernyataannya menegaskan bahwa pengadilan akan bertindak tegas terhadap kasus spionase. Ia menambahkan, hukuman yang dijatuhkan dilakukan “demi keadilan dan sesuai standar hukum yang berlaku.”

Eksekusi Shahbazi berlangsung di tengah gelombang penindakan pascaperang 12 hari antara Iran dan Israel pada Juni lalu. Selama periode itu, otoritas Iran menahan sekitar 21.000 orang atas berbagai tuduhan, termasuk lebih dari 260 kasus dugaan spionase dan 172 penangkapan terkait aktivitas perekaman tanpa izin.

Pasukan keamanan juga melaporkan penangkapan delapan orang yang dituding memberikan koordinat lokasi sensitif serta informasi soal perwira militer senior kepada Mossad. Selain itu, 2.774 migran Afghanistan ditangkap sebagai imigran ilegal, dengan sebagian menghadapi dakwaan spionase. Penyidik mengaku menemukan 30 “kasus keamanan khusus” melalui pemeriksaan ponsel.

Iran sebelumnya telah melaksanakan beberapa eksekusi dengan dakwaan spionase untuk Israel. Data resmi menunjukkan, dalam enam bulan pertama 2025 saja, sudah ada delapan eksekusi dengan tuduhan terkait Mossad yang diumumkan ke publik.