Jual Mi Pedas Bareng Istri, Mahasiswa S3 di Belgia Raup Rp19 Juta Sehari

Seperti apa cita rasa mi pedas buatan pasangan ini hingga mampu meraup penghasilan Rp19 juta dalam sehari?

Diterbitkan 20 September 2025, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Brussel - Seorang mahasiswa doktoral asal China yang kini tinggal di Belgia jadi sorotan. Ia bersama sang istri bisa meraup penghasilan hingga 1.200 dolar AS atau sekitar Rp19 juta per hari hanya dengan berjualan mi kacang pedas khas Chongqing.

Menurut Jimu News, pria bernama Ding (37) berasal dari Provinsi Jiangsu, China timur. Setelah menyelesaikan studi S3 di negaranya, ia melanjutkan riset pascadoktoral di Belgia dalam bidang manajemen tanah dan produksi tanaman, serta sudah menerbitkan sekitar 30 jurnal akademik.

Ding bertemu dengan istrinya, Wang, saat kuliah. Setelah menikah, mereka pindah ke Belgia pada 2015 dan dikaruniai seorang anak. Namun, Ding kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap di luar dunia riset. Akhirnya, ia memutuskan membantu Wang membuka usaha kuliner, dilansir dari SCMP, Sabtu (20/9/2025).

Mi Pedas Khas Chongqing

Pada Mei lalu, pasangan ini mulai berjualan mi kacang pedas khas kampung halaman Wang, Chongqing, di pasar lokal Belgia. Hidangan ini menggabungkan mi kenyal, kacang empuk, dan saus daging babi dengan cita rasa asin pedas yang khas. Untuk menyesuaikan selera pembeli lokal, Wang mengurangi tingkat kepedasannya.

Ia bercerita kepada Jimu News bahwa sejak kecil terbiasa makan mi ini dan sudah lama bermimpi membuka lapak sendiri. Mereka menata beberapa kursi untuk pelanggan, dan dengan bahan yang sudah disiapkan, setiap mangkuk bisa disajikan hanya dalam hitungan menit.

Ding mengatakan, mereka berjualan dua kali seminggu dengan harga 7 sampai 9 euro atau sekitar Rp110 ribu hingga Rp150 ribu per mangkuk, tergantung jenis mi. Dalam hari tersibuk, pasangan ini bisa meraup lebih dari 1.000 euro.

Ketika tidak membantu istrinya, Ding tetap mencari pekerjaan lain.

"Berjualan itu sama saja dengan penelitian, intinya bagaimana cara kami bisa menghidupi keluarga," kata Wang.

Banjir Pujian Online

Video mereka saat berjualan menarik perhatian besar di media sosial China dengan lebih dari 78 ribu pengikut.

Dalam salah satu video yang viral, seorang pelanggan lansia terlihat kesulitan memakai sumpit sebelum akhirnya bilang kalau mie yang dimakan adalah mie terenak.

"Ini mi China terenak yang pernah saya makan," ujarnya.

Pelanggan lain juga menambahkan kalau kacang jadi toping yang pas.

"Saya tidak pernah menyangka kacang bisa seenak ini," ujarnya.

Kisah pasangan ini ramai dibicarakan netizen.

"Mereka wirausahawan hebat, membawa jajanan China ke luar negeri sekaligus menghasilkan uang." ujar netizen. "China punya banyak makanan luar biasa yang pantas dikenalkan ke dunia."