Hadiri KTT Darurat Liga Arab-OKI, Menlu Sugiono Kutuk Serangan Israel ke Qatar

Menlu Sugiono menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap Qatar.

Diterbitkan 16 September 2025, 15:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Doha - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Darurat Arab–Islam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Doha, Qatar, mewakili Presiden RI Prabowo Subianto.

KTT ini digelar menyusul serangan Israel ke Qatar yang memicu kecaman luas dunia internasional. Kehadiran Menlu Sugiono melanjutkan kunjungan Presiden Prabowo ke Doha dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 12 September lalu.

Solidaritas untuk Qatar dan Palestina

Dalam pidatonya, Menlu Sugiono menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap Qatar.

“Agresi Israel minggu lalu bukan hanya pelanggaran kedaulatan Qatar, tetapi juga pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, Piagam PBB, dan prinsip-prinsip OKI. Serangan ini adalah ancaman serius bagi perdamaian regional dan global,” tegas Sugiono.

Ia juga menekankan kembali komitmen Indonesia bagi rakyat Palestina.

“Tidak akan ada perdamaian abadi tanpa solusi dua negara. Jalan menuju perdamaian tetap satu: terwujudnya negara Palestina merdeka dan berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya,” lanjutnya.

Pertemuan menghasilkan Joint Communiqué yang berisi kecaman kolektif atas serangan Israel ke Doha sebagai bentuk pelanggaran nyata terhadap kedaulatan dan hukum internasional serta menegaskan solidaritas terhadap Qatar dan dukungan terhadap upaya mediasi Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat.

Komunike juga memuat komitmen bersama untuk terus mendorong Solusi Dua Negara, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina. Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), yang beranggotakan 57 negara termasuk Indonesia, dibentuk pada tahun 1969.

KTT Darurat di Doha menjadi momentum penting bagi dunia Islam untuk menunjukkan kepemimpinan kolektif dalam memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan solidaritas di kawasan.

KTT Darurat Arab-Islam di Doha dipimpin Amir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, dan dihadiri 22 Kepala Negara dan Pemerintahan anggota OKI dan Liga Arab, termasuk Presiden Turki, Presiden Palestina, Presiden Iran, Perdana Menteri Arab Saudi, Perdana Menteri Pakistan, dan Perdana Menteri Malaysia.