Pria China Tega Tinggalkan Anak 7 Tahun di Jalan Tol, Apa Pemicunya?

Bagaimana bisa seorang ayah tega melantarkan anaknya di jalan tol?

Diterbitkan 28 Agustus 2025, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Beijing - Seorang ayah di China menuai kecaman publik setelah meninggalkan anak lelakinya yang masih kecil di jalan tol ramai di Xinjiang. Aksi itu disebut sebagai hukuman karena sang anak memukul kakaknya saat bertengkar di dalam mobil.

Peristiwa ini terungkap setelah seorang vlogger motor mengunggah video anak berusia sekitar tujuh atau delapan tahun itu ke media sosial.

Rekaman memperlihatkan sang anak berdiri sendirian di tepi Jalan Tol Nasional No. 219, bahkan sempat mencoba menghentikan kendaraan yang lewat, dilansir dari SCMP, Kamis (28/8/2025).

Kepada vlogger tersebut, anak itu mengaku ditinggal oleh ayahnya.

"Ayah saya meninggalkan saya," ujarnya.

Anak itu menjelaskan alasannya diturunkan dari mobil.

"Kakak saya bilang sesuatu yang jelek tentang saya lalu saya memukulnya. Ayah saya marah. Dia menyuruh saya keluar dari mobil," tambahnya.

Vlogger motor dengan akun @tanshaoxiaofeiyang kemudian menghubungi nomor ayah sang anak.

"Saya tahu. Ibunya sedang dalam perjalanan balik untuk menjemput dia," jawab si ayah.

Saat itu, sebuah kendaraan dari Pengadilan Turpan yang sedang berpatroli menyerahkan anak tersebut ke polisi.

 

Sang Ayah Hanya Menakut-nakuti

Belakangan diketahui, keluarga anak itu berasal dari Provinsi Zhejiang, timur China.

Ayahnya, bermarga Wang, meminta maaf lewat media sosial.

Ia mengatakan hanya melaju sejauh 1,5 km sebelum menyuruh istrinya menjemput anaknya kembali. Faktanya, anak itu baru berjalan dua menit sebelum ditemukan vlogger.

Wang mengaku marah karena anak bungsunya sering bertengkar dengan kakaknya.

"Saya sudah dua kali menegurnya. Tapi dia tetap memukul kakaknya. Jadi saya ingin menakut-nakutinya," kata Wang.

Beberapa hari kemudian, Wang merilis video di mana putranya tampak sehat.

"Saya baik-baik saja. Orang tua saya memperlakukan saya dengan baik dan sekarang kami sedang makan barbeque," ujar sang anak.

Kisah ini memicu perdebatan di media sosial China.

"Konyol banget! Kalau terjadi kecelakaan, dia akan menyesal seumur hidup," tulis seorang warganet.

"Ada banyak cara untuk menghukum anak, tapi dia malah memilih yang berbahaya seperti itu," ujar warganet lainnya.