Rahasia Perselingkuhan Terbongkar, Suami di China Nekat Bacok Tetangga

Bagaimana kronologi perselingkuhan pria di China ini bisa terjadi?

Diterbitkan 20 Agustus 2025, 10:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Beijing - Seorang pria di Jiangxi, China timur, nekat menyerang tetangganya dengan pisau setelah mengetahui bahwa janin yang dikandung istrinya bukan anak kandungnya, melainkan hasil perselingkuhan.

Kasus ini terungkap lewat laporan media di Xiaoxiang Morning Post pada 10 Agustus, yang mengutip data dari China Judgments Online.

Menurut laporan, pria bermarga Chen itu sering terlibat pertengkaran dengan istrinya. Pasangan tersebut dikenal dekat dengan tetangganya yang bernama Shao, yang kerap datang berkunjung.

Pada 2022, saat mereka bertiga bekerja di luar kota, sang istri diam-diam menjalin hubungan gelap dengan Shao hingga akhirnya hamil, dilansir dari SCMP, Rabu (20/8/2025).

Kehamilan itu te rnyata ektopik—kondisi yang bisa menyebabkan nyeri perut, perdarahan hebat, bahkan syok, sehingga memerlukan penanganan medis segera.

Chen pun membawa istrinya ke rumah sakit untuk menjalani operasi dengan biaya lebih dari 10 ribu yuan (sekitar Rp22 juta).

Namun, Chen mulai curiga. Ia mengaku selalu menggunakan alat kontrasepsi, sehingga meragukan kehamilan sang istri. Kecurigaan itu terbukti ketika ia menemukan percakapan mesra antara istrinya dan Shao di ponsel.

Shao akhirnya mengakui perselingkuhan tersebut dan menawarkan ganti rugi sebesar 38 ribu yuan (sekitar Rp83 juta).

Pertikaian Berujung Kekerasan

Meski ada kesepakatan, Shao tak kunjung melunasi 10 ribu yuan yang masih terutang.

Pada Februari lalu, dalam keadaan mabuk, Chen mendatangi rumah tetangganya sambil membawa pisau. Ia menghantam kepala Shao sebanyak lima kali.

Dalam insiden itu, ibu Shao yang mencoba melerai juga terkena sabetan hingga mengalami luka di dahi dan tangannya.

Beruntung, laporan medis menyebutkan bahwa baik Shao maupun ibunya hanya mengalami luka ringan.

Pengadilan kemudian menyatakan Chen bersalah atas tindakan melukai dengan sengaja.

Meski begitu, hakim mempertimbangkan dua hal yang meringankan: istrinya dianggap melanggar norma moral, dan Shao gagal memenuhi perjanjian ganti rugi. Chen akhirnya dijatuhi hukuman tujuh bulan penjara.

Ramai di Media Sosial

Kasus ini menjadi bahan perbincangan luas di media sosial China, dengan lebih dari 69 juta tayangan.

Banyak warganet yang menilai keputusan pengadilan sudah tepat.

“Putusan ini adil. Pihak yang berselingkuh juga harus ikut bertanggung jawab,” tulis seorang warganet.

“Dalam pernikahan, pengkhianatan adalah sumber tragedi. Kesetiaan adalah pondasi keluarga,” komentar warganet lain.

Sementara itu, ada pula yang mengingatkan terkait tindakan kekerasan.

“Saat hubungan bermasalah, cara mengatasinya adalah hukum dan batas yang jelas, bukan dengan pisau," ujar warganet.