Liputan6.com, Islamabad - Pada 28 Mei 1998, dunia tersentak saat Pakistan resmi memasuki klub eksklusif negara-negara bersenjata nuklir. Lima ledakan bawah tanah mengguncang kawasan Baluchistan, dekat perbatasan Afghanistan, sebagai respons langsung terhadap uji coba nuklir India dua minggu sebelumnya.
Langkah ini langsung memicu kecaman internasional dan kekhawatiran global akan kemungkinan konflik nuklir di Asia Selatan—salah satu kawasan paling rawan di dunia, dikutip dari BBC, Rabu (28/5/2025).
"Kami tidak pernah berniat ikut perlombaan senjata ini," ujar Perdana Menteri Pakistan kala itu Nawaz Sharif dalam pidato nasionalnya.
Advertisement
"Namun, lima ledakan nuklir India memaksa kami mengambil langkah ini demi menjaga kedaulatan dan keamanan nasional. Dunia harus tahu bahwa kami tidak akan tunduk pada tekanan atau dikte siapa pun."
Dukungan Rakyat, Kritik Internasional
Sharif menegaskan bahwa keputusan ini mendapat dukungan luas dari rakyat Pakistan. Ia juga menyayangkan reaksi dunia internasional yang dinilainya terlalu lunak terhadap tindakan India. Meski demikian, ia tetap membuka peluang dialog damai dengan New Delhi dan menawarkan pembahasan pakta non-agresi.
Di sisi lain, India merespons dengan nada pembenaran. Perdana Menteri Atal Bihari Vajpayee mengatakan bahwa tindakan Pakistan justru menunjukkan bahwa keputusan India untuk melakukan uji coba adalah langkah yang tepat.
Negara-negara Barat segera mengecam uji coba tersebut. Presiden Amerika Serikat saat itu, Bill Clinton, menyebut Pakistan telah melewatkan “kesempatan emas” untuk menunjukkan pengendalian diri. Ia juga memperingatkan bahwa Islamabad akan menghadapi sanksi keras. NATO menyebut peristiwa ini sebagai “perkembangan yang berbahaya”.
Bayang-Bayang Rivalitas Lama
Sejak pemisahan India dan Pakistan pada 1947—yang menandai berakhirnya kekuasaan kolonial Inggris—kedua negara telah terjebak dalam rivalitas panjang, terutama soal wilayah Jammu dan Kashmir yang menjadi sumber ketegangan berkepanjangan.
Kini, dengan kedua negara resmi menjadi kekuatan nuklir, kekhawatiran akan perlombaan senjata kembali mencuat. Mereka pun bergabung dengan barisan negara-negara pemilik senjata nuklir seperti Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, Inggris, Prancis, Korea Utara, dan Israel.
Namun di balik ketegangan itu, ada harapan. Beberapa analis optimis bahwa keseimbangan kekuatan nuklir bisa membuka jalan menuju dialog damai yang lebih serius dan konstruktif di masa depan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1238139/original/082014900_1521205275-pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3545301/original/017030700_1629368526-pakistan-895319_1280.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8574835/original/057277000_1782531340-AP26177858339524.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8308852/original/088836100_1782174973-AP26173443606356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1884666/original/033449700_1518236836-Adik-Kim-Jong-Un2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3363106/original/087286500_1611910974-New_Project__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7755744/original/019097000_1780564798-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_15.35.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5175844/original/094848400_1743052388-4MD52IM_image_crop_119600.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1295688/original/061210400_1469183545-moon.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6901408/original/072734100_1779672067-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539841/original/096907800_1774627346-ChatGPT_Image_Mar_27__2026__10_54_58_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1080572/original/038698900_1449733802-trump.jpg)