India-Pakistan Memanas, KBRI New Delhi: 11 WNI di Kashmir Aman

KBRI New Delhi mengeluarkan imbauan keselamatan bagi WNI, terutama yang berada di wilayah Kashmir.

Diperbarui 07 Mei 2025, 14:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, New Delhi - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) New Delhi mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di India untuk meningkatkan kewaspadaan terkait eskalasi situasi keamanan, akibat meningkatnya ketegangan antara India dan Pakistan yang dipicu serangan orang-orang bersenjata di wilayah Himalaya yang disengketakan di Jammu dan Kashmir pada hari Selasa (22/4) -- 26 orang tewas dalam serangan tersebut.

Imbauan ini juga sudah disampaikan melalui media sosial dan grup komunikasi resmi WNI yang telah dibentuk oleh perwakilan diplomatik RI.

Hingga saat ini, KBRI Delhi dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Mumbai terus memantau situasi dan menjalin koordinasi erat dengan otoritas India guna memastikan keselamatan WNI, terutama yang berada di wilayah-wilayah berpotensi terdampak konflik.

Menurut informasi dari KBRI New Delhi, tercatat ada 11 WNI yang bermukim di wilayah Kashmir, termasuk dua anak.

"Seluruh WNI di wilayah tersebut dalam kondisi aman. Mereka umumnya adalah WNI yang menikah dengan warga lokal," tutur perwakilan KBRI New Delhi saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (7/5/2025).

Meski demikian, KBRI menekankan bahwa situasi masih bersifat dinamis dan berpotensi berubah sewaktu-waktu.

"Kami di KBRI sudah memberikan imbauan keselamatan kepada WNI di India baik melalui Whatsapp Group yang kami bentuk maupun melalui media sosial. KBRI juga sedang membahas strategi contingency plan untuk pelindungan WNI dan mengantisipasi eskalasi situasi," ungkap perwakilan KBRI New Delhi.

Imbauan bagi WNI di India

Dalam pernyataannya, KBRI New Delhi merinci beberapa langkah penting yang harus dilakukan oleh WNI di India untuk menjaga keselamatan diri. Berikut ini di antaranya:

  1. Meningkatkan kewaspadaan, tidak panik, menghindari kerumunan, dan selalu mengikuti prosedur keselamatan dari otoritas India
  2. Mengikuti perkembangan situasi dari media terpercaya, menjaga komunikasi dengan sesama WNI melalui WhatsApp Group dan PPI, serta memantau informasi dari media sosial KBRI New Delhi dan KJRI Mumbai
  3. Menghindari perjalanan ke wilayah-wilayah yang diketahui rawan secara keamanan
  4. Segera menghubungi Hotline KBRI New Delhi di +91 76696 00082 atau Hotline KJRI Mumbai di +91 81081 76781 jika menghadapi keadaan darurat
  5. WNI yang menetap di India diminta untuk melakukan lapor diri melalui situs Peduli WNI: https://peduliwni.kemlu.go.id/beranda.html

Bagi WNI yang sedang berkunjung ke India, diimbau untuk mengunduh aplikasi Safe Travel dan mengisi data diri. Fitur Tombol Darurat pada aplikasi tersebut dapat digunakan dalam kondisi darurat agar perwakilan RI dapat melacak lokasi dan memberikan bantuan segera.

KBRI New Delhi menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyusun strategi kontinjensi (contingency plan) untuk menghadapi kemungkinan terburuk jika ketegangan antara India dan Pakistan terus meningkat. Strategi ini dirancang untuk mempercepat respons evakuasi atau bantuan konsuler apabila situasi berkembang ke arah yang lebih serius.

Pihak KBRI juga menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan memantau perkembangan situasi dan memastikan bahwa upaya perlindungan WNI menjadi prioritas utama.