Sukses

Jepang dan Korea Selatan Gugur, Kroasia dan Brazil Masuk Perempat Final Piala Dunia 2022

Liputan6.com, Doha - Perwakilan Asia gagal untuk masuk perempat final Piala Dunia 2022. Jepang dan Korea Selatan dijegal oleh Kroasia dan Brazil pada pertandingan Senin malam (5/12) di Qatar. 

Jepang berhasil menunjukkan performa yang tangguh melawan Kroasia. Skor bertahan 1-1 hingga akhirnya adu penalti.

Selama permainan, serangan tim Kroasia yang mengancam dan agresif selalu dapat dihalau oleh Samurai Biru. Meski Kroasia sukses mendominasi bola, mereka hanya bisa mencetak satu gol. 

Takumi Minamino dan kawan-kawannya sukses beberapa kali menerobos pertahanan Kroasia, akan tetapi mereka tetap kesulitan membobol gawang Dominik Livaković. 

Kroasia terus tampil agresif hingga akhir dengan Ivan Perisic dan Borna Barisic tampil dengan asertif. Permainan terus berlanjut hingga dua jam tanpa skor tambahan dan penalti harus menjadi penentu. 

Dua pemain milenial berusia 27 tahun membuka adu penalti. Jepang menurunkan Minamino sebagai ujung tombak untuk membobol gawang Livaković. Sayangnya, bagi Jepang, Minamino tak berhasil mencetak gol.

Nikola Vlašić Marcelo Brozović berhasil membuat Kroasia unggul 1-0 lewat penalti. Kaoru Mitoma gagal mencetak gol, kemudian Marcelo Brozović menambah keunggulan Kroasia. 

Secercah harapan muncul bagi Jepang ketika Takuma Asano membobol gawang Livaković dan Marko Livaja gagal menambah angka untuk Kroasia. 

Namun, Dominik Livakovic tidak mengulangi kesalahannya dan berhasil menangkal bola dari Maya Yoshida. Pertandingan yang dramatis ini pun ditutup oleh gol dari Mario Pašalić yang membawa Kroasia ke perempat final.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Korea Selatan Kalah 4-1

Setelah Jepang kalah, permainan berlanjut antara Korea Selatan vs. Brasil. Perjuangan Korea Selatan tidak mudah karena harus melawan tim nomor 1 di dunia saat ini. 

Dan benar saja, Korea Selatan dikalahkan dengan skor 4-1. Vini Jr, Neymar, Richarlison, dan Luqas Paqueta berhasil mencetak angka di babak pertama. 

Korea Selatan hanya berhasil membalas satu gol di babak kedua lewat tendangan Paik Seung Ho. Para pemain tim Brasil dan fans tampak bersukacita dan berselebrasi pada pencapaian ini.

Dengan kekalahan Jepang dan Korea Selatan, maka tidak ada perwakilan Asia yang masuk perempat final. 

Sejauh ini, Inggris, Prancis, Belanda, Argentina, Brasil, dan Kroasia telah masuk ke perempat final. Masih ada empat tim yang akan berlaga, yakni Maroko vs. Spanyol dan Portugal vs. Swiss. 

Maroko menjadi satu-satunya wakil Afrika yang masih punya peluang untuk menang. 

Pertandingan perempat final dapat dipastikan akan sengit, terutama Inggris vs. Prancis dan Belanda vs. Argentina. 

Dua pertandingan terakhir 16 besar akan dilaksanakan ada Selasa 6 Desember 2022 waktu Qatar.

3 dari 4 halaman

Neymar Kembali ke Skuad

Kabar gembira didapat Timnas Brasil jelang menghadapi Korea Selatan pada babak 16 besar Piala Dunia 2022. Megabintang milik Paris Saint-Germain, Neymar Jr, dipastikan bisa kembali beraksi.

Neymar mengalami cedera pada engkel di laga pertama fase grup Piala Dunia Qatar lalu menghadapi Serbia. Pria 30 tahun itu pun absen dalam dua pertandingan sisa grup. 

Namun, Neymar dipastikan bisa kembali turun saat menghadapi Korea Selatan di babak 16 besar Piala Dunia hari Selasa dini hari WIB (6/12) di Stadium 947, Doha.

Neymar Jr kembali diplot sebagai playmaker di lini depan. Diapit Vinicius Junior serta Rapinha, lalu ditopang Richarlison sebagai ujung tombak.

Tidak ada perubahan dari pemain-pemain lainnya. Lini belakang masih diisi kuartet pemain andalan yaitu: Thiago Silva, Marquinhos, Danilo dan Eder Militao.

Sementara lini tengah bakal mengandalkan duet Casemiro dan Lucas Paqueta. Lalu Alisson melengkapi sebagai penjaga gawang.

Brasil dipastikan tidak akan diperkuat Alex Telles dan Gabriel Jesus pada laga kontra Korea Selatan. Kedua pemain ini mengalami cedera lutut dan belum diketahui kapan pulihnya.

Secara head to head, Brasil unggul segalanya dari Korsel. Mereka selalu menang dalam tiga pertemuan. Terakhir pada Juni 2022 lalu saat "Tim Samba" berhasil menang dengan skor telak 5-1.

Meski begitu, Korsel tidak boleh dianggap enteng karena saat ini jadi satu-satunya harapan wakil Asia untuk lolos ke babak delapan besar. Apalagi usai melihat Jepang kalah menyakitkan lewat adu penalti di tangan Kroasia.

4 dari 4 halaman

Head to Head Maroko Vs Spanyol

Maroko kembali melanjutkan petualangannya di Piala Dunia 2022. Setelah secara mengejutkan sebagai juara grup, Singa Atlas bakal ditantang juara dunia 2010, Spanyol.

Maroko seperti diketahui melaju ke fase knock out usai mengalahkan Kanada 2-1 di laga terakihir grup F. Pada laga sebelumnya, Singa Atlas juga berhasil menang 2-0 atas Belgia. Sementara pada pertandingan pembuka, pasukan Walid Regragui bermain tanpa gol melawan timnas Kroasia. 

Dengan koleksi 7 poin, Maroko pun berhak maju ke babak 16 besar sebagai juara grup. Ini merupakan kali pertama Maroko kembali ke fase knock out sejak Piala Dunia 1986 lalu. Saat itu, Maroko juga lolos sebagai juara grup sebelum akhirnya keok 0-1 di tangan Jerman Barat.

Jalan terjal kembali mengadang langkah Maroko pada Piala Dunia 2022. Di babak perdelapan final, Singa Atlas harus berjumpa Spanyol yang lolos sebagai runner up Grup E setelah pada laga terakhir terpeleset dan kalah 1-2 saat bersua Jepang di Khalifa International Stadium.  

Sepanjang sejarah, Maroko sebenarnya baru tiga kali bertemu Spanyol. Dua laga sebelumnya terjadi pada babak play off Piala Dunia 1962 lalu. Dalam pertandingan yang berlangsung dua leg pada bulan November 1961 tersebut, Maroko kalah dengan skor masing-masing 0-1 dan 2-3.

Maroko kembali bertemu Spanyol di fase grup Piala Dunia 2018. Pada pertandingan itu, Singa Atlas mulai merepotkan dan sempat memimpin dua kali sebelum akhirnya Iago Aspas menyamakan kedudukan di menit akhir menjadi 2-2. Akibat hasil ini, Maroko terpaksa angkat koper. 

Sementara itu, Spanyol sendiri sudah lama tidak mampu melewati babak 16 besar Piala Dunia. Terakhir kali, La Furia Roja melakukannya pada tahun 2010 asat berhasil keluar sebagai juara.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS