Sukses

Top 3: Varian Delta COVID-19 Dapat Menular seperti Cacar Air Jadi Sorotan

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah laporan AS menyebut bahwa COVID-19 dapat menular dengan mudahnya seperti cacar air. Hal ini diungkapkan oleh sebuah dokumen internal di Centers for Disease Control and Prevention atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), dalam The New York Times.

Berita ini pun menjadi yang terpopuler di kanal Global Liputan6.com edisi Minggu (1/8/2021).

Selanjutnya, Singapura dilaporkan tengah menghadapi lonjakan kasus COVID-19 baru. Kini, muncul 63 kluster COVID-19 baru bahkan termasuk di perusahaan distributor vaksin.  

Beralih mengenai 221 orang Afghanistan yang merupakan loyalis AS, segera direlokasi ke negara adidaya tersebut. Ini merupakan gelombang pertama dalam proses relokasi ini. 

Simak ketiga berita paling populer di kanal Global Liputan6.com edisi Minggu (1/8/2021):

2 dari 4 halaman

1. Laporan AS: COVID-19 Varian Delta Dapat Menular seperti Cacar Air

Dokumen internal di Centers for Disease Control and Prevention atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), dalam The New York Times pada hari Jumat, melaporkan bahwa COVID-19 Varian Delta sama menularnya dengan chickenpox atau cacar air dan dapat menyebabkan sakit parah.

Selengkapnya di sini...

3 dari 4 halaman

2. Singapura Hadapi 63 Kluster COVID-19 Baru, Termasuk di Perusahaan Distributor Vaksin

Singapura tengah menghadapi 63 kluster COVID-19 baru per Jumat, 30 Juli 2021, Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) mengumumkan.

Di antaranya, satu kluster dengan enam kasus yang melibatkan perusahaan farmasi kesehatan Zuellig Pharma, salah satu distributor vaksin COVID-19 di negara itu, Strait Times melaporkan, dikutip dari Asia One, Sabtu (31/7/2021).

Baca berita lengkapnya di sini...

4 dari 4 halaman

3. Gelombang Pertama 221 Orang Afghanistan Loyalis AS Direlokasi ke Amerika

Penerbangan pertama yang mengevakuasi 221 orang Afghanistan yang bekerja bersama orang Amerika di Afghanistan, tiba di Amerika Serikat pada hari Jumat 30 Juli 2021. Presiden Joe Biden mengatakan bahwa dia bangga menyambut para pencari kehidupan baru itu "pulang" di AS.

Berita lengkapnya di sini...