Sukses

Wawancara Kontroversial BBC Dianggap Jadi Dalang Perceraian dan Kematian Putri Diana

Liputan6.com, Jakarta - Pangeran William dan Pangeran Harry pada Kamis 20 Mei 2021 buka suara terkait wawancara paksaan yang dilakukan BBC kepada ibunda mereka, Putri Diana. Mereka menyalahkan BBC atas perannya dalam kematian tragis sang ibu.

Putri Diana, kehidupannya mereka katakan dirusak secara permanen oleh wawancara yang dia berikan pada tahun 1995 yang diperoleh melalui skema pemalsuan dan penipuan.

Penyiar "membuat klaim seram dan palsu tentang Keluarga Kerajaan yang mempermainkan ketakutannya dan memicu paranoia," kata Pangeran William dalam sebuah pernyataan video seperti dikutip dari NPR, Jumat (21/5/2021).

"Wawancara itu merupakan kontribusi besar untuk memperburuk hubungan orangtua saya dan sejak itu telah menyakiti banyak orang," katanya, menambahkan bahwa metode licik yang digunakan pewawancara Martin Bashir untuk mendapatkan akses ke sang putri untuk satu lawan satu "secara substansial memengaruhi apa yang ibuku katakan. "

Komentar Pangeran William mengikuti rilis laporan independen yang menyimpulkan bahwa Bashir, yang merupakan reporter kurang dikenal pada saat itu, "menipu dan membujuk" saudara laki-laki Diana, Earl Spencer, untuk mengatur pertemuan dengan sang putri.

Menurut laporan 127 halaman itu, jurnalis itu membayar seorang desainer grafis untuk memalsukan laporan bank dan cek agar tampak seolah-olah anggota keluarga Spencer dan keluarga kerajaan dibayar untuk memata-matai Diana.

Penyelidikan juga memeriksa penyelidikan internal BBC sendiri setelah pengaduan muncul pada tahun 1996, dan menemukan bahwa hal itu "sangat tidak efektif." Ia juga menyatakan bahwa eksekutif BBC, termasuk mantan direktur jenderal Tony Hall, yang merupakan kepala berita BBC pada saat itu, terlibat dalam "penyembunyian".

Percakapan televisi tahun 1995 untuk acara Panorama bikin geger dan menjadi sensasi di seluruh dunia serta melambungkan karir Bashir. Di dalamnya, berisi pernyataan sang putri berbicara terus terang tentang bulimianya, runtuhnya pernikahannya dengan Pangeran Charles, dan perselingkuhannya yang lama dengan istrinya yang sekarang, Camilla Parker Bowles, yang terkenal dengan mengatakan, "Kami bertiga dalam pernikahan ini."

Pernyataan Putri Diana mengguncang Keluarga Kerajaan dan dampak buruk itu membayangi sisa hidupnya serta warisannya, kata Pangeran William. "Itu secara efektif membentuk narasi palsu, yang selama lebih dari seperempat abad telah dikomersialkan oleh BBC dan lainnya."

"Ini membawa kesedihan yang tak terlukiskan untuk mengetahui bahwa kegagalan BBC berkontribusi signifikan terhadap ketakutannya, paranoia, dan isolasi yang saya ingat dari tahun-tahun terakhir bersamanya. Tapi yang paling membuat saya sedih adalah jika BBC telah menyelidiki dengan benar keluhan dan kekhawatiran yang pertama kali muncul di 1995, ibuku akan tahu bahwa dia telah ditipu," tambah William.

Pangeran William dan Kate Middleton ternyata mencontek Putri Diana saat mendidik anak-anaknya (Alastair Grant/AP Files)

Pangeran Harry juga menanggapi pengungkapan terbaru tentang pelanggaran oleh Bashir dan BBC dengan kekecewaan yang tak kalah besar.

"Ibu kami kehilangan nyawanya karena ini," katanya dalam sebuah pernyataan. Dia mengatakan "efek riak dari budaya eksploitasi dan praktik tidak etis" pada akhirnya menyebabkan kematian Diana.

Pers, kata Harry, masih melakukan praktik tidak etis yang sama dan masalahnya "lebih besar dari satu outlet, satu jaringan atau satu publikasi."

"Tidak ada yang berubah. Dengan melindungi warisannya, kami melindungi semua orang, dan menjunjung tinggi martabat yang dengannya dia menjalani hidupnya," tukas Harry.

2 dari 3 halaman

Permintaan Maaf BBC

BBC telah menulis surat permintaan maaf kepada William dan Harry, serta saudara Pangeran Charles dan Diana, Earl Spencer. Tapi William mengatakan ibunya "gagal bukan hanya oleh reporter nakal tetapi oleh para pemimpin BBC yang melihat ke arah lain daripada mengajukan pertanyaan sulit."

Direktur jenderal BBC Tim Davie pada hari Kamis mengatakan laporan tersebut mengidentifikasi beberapa "kegagalan yang jelas" dan mengakui bahwa proses untuk mengamankan wawancara "jauh dari apa yang berhak diharapkan oleh penonton."

"Kami sangat menyesal untuk ini," kata Davie. BBC juga mengatakan bahwa penghargaan yang diberikan untuk wawancara tersebut tidak akan dipertahankan.

Bashir mengundurkan diri dari perannya sebagai religion editor BBC News pada hari Jumat, dengan mengatakan dia telah memutuskan untuk fokus pada kesehatannya setelah prosedur pembedahan di jantungnya.

** NPR memiliki hubungan kontrak dengan BBC untuk konten dan ruang kantor di London. Frank Langfitt dari NPR berkontribusi pada laporan ini.

 

3 dari 3 halaman

Infografis Putri Diana