Sukses

Baklava hingga Pangsit, Ini Tradisi Perayaan Idul Fitri di Seluruh Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Idul Fitri menandai akhir bulan puasa dari fajar hingga matahari terbenam, serta refleksi spiritual dan doa.

Dalam keadaan biasa, hari dimulai dengan doa dan makan besar biasanya merupakan acara utama, tetapi ada banyak cara lain untuk merayakannya juga.

Maswood Ahmed, anggota Dewan Muslim Inggris, mengatakan bahwa "Idul Fitri adalah waktu perayaan setelah menyelesaikan salah satu tugas agama yang paling penting, berpuasa di bulan Ramadhan". 

Menurut BBC, banyak orang merayakan hari raya ini dengan menghabiskan waktu bertukar hadiah dan mengunjungi teman dan keluarga.

Dia menambahkan bahwa Anda tidak perlu heran jika melihat banyak orang berpelukan di jalan sebagai bagian dari perayaan Idul Fitri. Pria akan memeluk pria lain sebagai tanda persahabatan, dan wanita akan melakukan hal yang sama dengan sesama wanita.

"Jika Anda pergi ke jalan sekarang, orang asing, siapa pun yang mereka temui, mereka akan memeluk mereka. Intinya adalah bahwa siapa pun Anda bertemu, Anda mencoba dan menciptakan perasaan niat baik. Perasaan permusuhan dikesampingkan, setidaknya untuk satu hari."

Meskipun ada banyak hal yang akan dilakukan setiap orang saat Idul Fitri, dengan sekitar dua miliar Muslim di seluruh dunia, tidak mengherankan jika orang dapat memiliki beberapa cara berbeda untuk merayakan festival suci ini.

2 dari 5 halaman

Makanan Manis dan Bahan Makanan Lainnya

Idul Fitri kadang-kadang disebut sebagai Pesta Gula, anggukan pada fakta bahwa sebagian besar makanan yang dimakan seseorang di festival adalah makanan penutup.

Tetapi negara yang berbeda di seluruh dunia memiliki favorit yang berbeda: 

  • Turki

Permen Turki klasik seperti Baklava dan kesenangan Turki diberikan kepada teman, keluarga, dan tetangga sebagai hadiah selama Idul Fitri, atau Seker Bayrami seperti yang biasa dikenal di negara ini.

  • Irak dan Arab Saudi

Makan kurma adalah bagian yang sangat penting dari Ramadhan dan Idul Fitri, karena kurma adalah camilan populer yang dimakan saat sahur sebelum puasa (disebut sahur). Namun, di kedua negara ini, mereka memiliki arti penting - banyak orang akan memanggang Kleichas, yaitu biskuit rasa mawar yang berisi isian kacang-kacangan dan kurma. Baik Irak dan Arab Saudi menganggapnya sebagai kue nasional mereka.

  • Yaman

Bint al sahn adalah manisan Yaman yang disukai. Dalam bahasa Inggris terkadang disebut kue madu, dan di atasnya diberi biji nigella.

Sedangkan untuk sesajen gurihnya, di Rusia (yang sudah lama mendambakan semua hal pangsit), Manti adalah makanan yang populer saat Idul Fitri. Mereka biasanya diisi dengan semacam daging berbumbu. 

Di China, You Xiang (tepung, air dan roti ragi yang digoreng dengan minyak) diberikan sebagai hadiah atau dimakan sebagai bagian dari pesta Idul Fitri. 

Di Bangladesh, Korma dimakan secara tradisional, serta berbagai pitta gurih yang dibagikan dengan keluarga dan teman.

3 dari 5 halaman

Ucapan,

Selama Idul Fitri, salah satu hal paling umum yang akan Anda dengar dari orang lain adalah "Idul Fitri!" Ini secara harfiah berarti "Idul Fitri yang diberkati" dan merupakan cara untuk mengekspresikan perayaan. Anda mungkin juga mendengar "Idul Fitri" yang berarti "Selamat Idul Fitri".

Negara lain memiliki sapaan yang berbeda. Di Nigeria, orang cenderung mengucapkan "Balla da Sallah", yang merupakan bahasa Hausa untuk Idul Fitri. 

Di Malaysia, Idul Fitri disebut Hari Raya, jadi untuk mengucapkan selamat Idul Fitri kepada seseorang, Anda akan mengucapkan "Selamat Hari Raya".

4 dari 5 halaman

Tradisi Lainnya

Ada beberapa bagian konstituen Idul Fitri yang diakui di seluruh dunia. Misalnya, salah satu dari lima rukun Islam adalah berdana, atau Zakat. 

Saat Idul Fitri, ada jenis pemberian amal khusus yang disebut Zakat Fitrah, yang bisa dilakukan di akhir Ramadhan. Namun disarankan agar diberikan terlebih dahulu agar yang membutuhkan juga bisa ikut merayakan lebaran.

Selain tradisi universal, ada beberapa tradisi yang lebih unik di berbagai negara. Salah satunya adalah di Afghanistan, di mana kegiatan Idul Fitri yang populer adalah melukis telur rebus dan melakukan pertarungan makanan dengan mereka, yang dikenal sebagai Tokhm-Jangi. 

Semua orang terlibat, dan tujuannya adalah untuk memecahkan telur lawan sambil menjaga telur Anda tetap utuh.

Reporter: Lianna Leticia

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Berikut Ini: