Sukses

PM Pantai Gading Meninggal Dunia Akibat Sakit Jantung

Liputan6.com, Jakarta - Perdana Menteri Pantai Gading Amadou Gon Coulibaly meninggal akibat sakit jantung yang ia derita. Pria berusia 61 tahun itu telah dipilih sebagai kandidat partai yang berkuasa untuk pemilihan presiden Oktober mendatang.

Dikutip dari laman BBC, Kamis (9/7/2020) Amadou Gon Coulibaly baru saja kembali dari Prancis di mana dia telah menerima perawatan jantung dua bulan.

Presiden Pantai Gading Ouattara mengatakan, negara itu sedang berduka atas kematian sang perdana menteri.

Dia mengatakan, Gon Coulibaly tidak sehat selama pertemuan kabinet mingguan dan saat itu pula diarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

Meninggalnya Amadou Gon Coulibaly menciptakan ketidakpastian besar dalam pemilihan presiden tahun ini.

Sebelumnya, Amadou Gon Coulibaly telah menerima transplantasi jantung pada tahun 2012 dan telah melakukan perjalanan ke Paris pada tanggal 2 Mei 2020 untuk pemasangan stent.

Dia kembali Kamis lalu dengan mengatakan: "Saya kembali untuk mengambil tempat saya di sisi presiden, untuk melanjutkan tugas dan membangun negara kita."

Amadou Gon Coulibaly adalah satu di antara kandidat favorit warga Pantai Gading untuk memenangkan pemilihan presiden.

 

2 dari 3 halaman

Pengganti Sementara

Menteri Pertahanan Hamed Bakayoko menjabat sebagai perdana menteri sementara sejak Gon Coulibaly berada di Prancis selama dua bulan untuk berobat.

"Rekan sebangsa, Pantai Gading sedang berduka. Dengan rasa sakit yang dalam saya mengumumkan kepada Anda bahwa Perdana Menteri Amadou Gon Coulibaly telah meninggalkan kami," kata Ouattara.

Gon Coulibaly kembali dari Prancis sejak enam hari lalu. Dia tidak sehat pada hari Rabu kemarin setelah mengambil bagian dalam pertemuan kabinet mingguan dan dibawa ke rumah sakit.

Ouattara telah menunjuk Gon Coulibaly sebagai kandidat presiden pada bulan Maret lalu setelah mengumumkan bahwa ia sendiri tidak akan mencari masa jabatan ketiga.

3 dari 3 halaman

Simak video pilihan berikut: