Sukses

Australia Beri Rp 35 Miliar Bantu Palang Merah Indonesia Hadapi Virus Corona

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai bagian dari komitmen Australia untuk bekerja dengan Indonesia untuk menanggapi dampak pandemi virus corona COVID-19, Australia akan memberikan AU$ 3,6 juta (Rp 35 miliar) kepada Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), untuk memungkinkan mereka mendukung komunitas di seluruh Indonesia.

Sejalan dengan respons nasional dan upaya pemulihan Indonesia, dukungan ini akan memulihkan peluang ekonomi, memberikan informasi yang tepat waktu dan akurat tentang risiko COVID-19 dan menyediakan pasokan bantuan penting untuk memastikan perempuan, anak-anak dan masyarakat rentan memiliki akses ke dukungan kritis.

"Skala krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya mengharuskan kita semua untuk bekerja bersama untuk melindungi kesehatan kita dan kesejahteraan bersama," kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan, dalam keterangan resmi pada 3 Juli 2020.

"Tidak ada semangat kolektif ini yang lebih jelas daripada dalam pekerjaan penting yang dilakukan relawan Palang Merah Indonesia dalam komunitas mereka sendiri untuk membantu menghadapi tantangan ini. Saya mengagumi dedikasi dan energi mereka."

Australia telah mengadaptasi program pembangunannya di Indonesia untuk merespons langsung pandemi virus corona, termasuk AU$ 21 juta dalam inisiatif baru untuk memberikan dukungan langsung terhadap respons kesehatan, kemanusiaan, dan ekonomi Indonesia.

"COVID-19 adalah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kami telah mengadaptasi cara biasa kami dalam memberikan bantuan kemanusiaan," kata Jan Gelfand, Kepala Federasi Internasional Tim Pendukung Cluster Negara Palang Merah untuk Indonesia dan Timor-Leste dan Perwakilan untuk ASEAN dalam keterangan yang sama.

"Kemitraan lima tahun dengan Australia membantu pekerjaan penting Palang Merah Indonesia, menyelamatkan nyawa dan mencegah penyebaran COVID-19 lebih lanjut, bekerja bersama Pemerintah Indonesia, dan juga akan memungkinkan Palang Merah Indonesia untuk beradaptasi dan memperkuat sistem, posisi yang lebih baik untuk menanggapi tantangan yang sedang berlangsung ini."

 

Simak video pilihan berikut:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Apresiasi dari Sekjen PMI

Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia, Sudirman Said, mengatakan bahwa tugas kemanusiaan organisasinya tidak dapat dilakukan sendirian. Dibutuhkan kolaborasi antara banyak pihak sehingga dapat menyederhanakan dan mempercepat bantuan yang sampai kepada orang-orang yang paling membutuhkannya di masa-masa sulit karena pandemi atau bencana.

"Kami menghargai mitra kami yang telah mempercayakan mandat mereka kepada kami. Kami didukung oleh personel dan sukarelawan kami yang siap bekerja tanpa lelah untuk misi kemanusiaan," kata Sudirman.

Australia telah bertahun-tahun bekerja bersama dalam menanggapi bencana alam dengan organisasi Palang Merah di Indonesia.

Pendanaan ini merupakan awal dari paket dukungan lima tahun AU$ 5,4 juta (Rp 53 miliar) baru untuk Federasi Internasional Palang Merah dan Palang Merah Indonesia untuk memperkuat sistem manajemen bencana Indonesia.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS