Sukses

Sumur Kayu Tertua di Dunia Berusia 7.000 Tahun Ditemukan di Eropa

Liputan6.com, Eropa - Sumur Neolitikum yang terbuat dari kayu berusia 7.000 tahun telah ditemukan di Eropa bagian timur oleh para arkeolog. Sumur tersebut mereka yakini sebagai struktur kayu tertua yang pernah mereka temukan di dunia.

Menurut para peneliti di Republik Ceko, usia sumur tersebut menjadi tanda sebagai konstruksi kayu arkeologis tertua secara dendrochronologis (metode ilmiah) dengan usia tertua di seluruh dunia.

Melansir dari CNN, Kamis (6/2/2020), setelah menemukan asal usul sumur tersebut dan melihat adanya cincin pohon di bagian kayu, para peneliti mengatakan bahwa sumur berbentuk persegi itu dibuat dengan kayu pohon ek oleh petani sekitar 5256 SM.

"Sumur itu hanya dipertahankan karena sudah di bawah air selama berabad-abad," ucap Karol Bayer, perwakilan dari Departemen Pemulihan Universitas Pardubic.

Dikarenakan telah berada di bawah air selama berabad-abad, sumur itu tidak boleh dibiarkan kering begitu saja karena akan hancur.

"Sangat menarik bahwa tiang bagian pojok dibuat dari batang yang sebelumnya ditebang, yaitu dari batang yang telah dipotong pada musim gugur atau musim dingin 5259 SM, atau bisa saja pada musim dingin awal 5258 SM," kata Michal Rybníček, perwakilan dari Departemen Ilmu Kayu di Mendel Universitas.

Mengetahui hal itu, para peneliti sedang mengembangkan cara untuk mengeringkan kayu dan melestarikannya tanpa perubahan bentuk (deformasi) dengan menggunakan gula untuk memperkuat struktur elemen kayu.

2 dari 3 halaman

Penemuan Sumur Ketiga

Memiliki ukuran tinggi 140 cm dan dengan pijakan persegi 80 x 80 cm, sumur itu ditemukan tahun lalu selama pembangunan jalan tol D35 dekat Ostrov, Republik Ceko.

Berbicara selain ukuran dan bentuk dari sumur tua itu, unsur desain juga memperlihatkan keterampilan teknis yang menurut para peneliti tidak dimiliki oleh orang Neolitik. "Desainnya terdiri dari tiang sudut berlekuk dengan papan yang disisipkan," seperti yang dikatakan oleh penulis dari Journal of Archaeological Science.

Jenis konstruksi dari sumur memperlihatkan pengetahuan teknis tingkat lanjut. Bahkan sampai saat ini, sumur tersebut adalah satu-satunya jenis yang diketahui dari wilayah dan periode waktu sekarang.

Menurut para ahli, sumur ini menunjukkan bahwa siapa pun yang membuatnya telah mampu memproses permukaan batang yang ditebang dengan sangat teliti, mengingat bahwa mereka hanya memiliki alat yang terbuat dari batu, tulang, tanduk, atau kayu.

Bentuk elemen struktural individu dan tanda alat yang dipertahankan pada permukaannya menegaskan keterampilan pertukangan yang canggih.

Dalam empat tahun terakhir, penemuan ini merupakan sumur ketiga dari periode Neolitikum awal yang ditemukan di wilayah Republik Ceko. Selain itu, para peneliti menerbitkan temuan-temuan mereka melalui Journal of Archaeological Science.

 

Reporter: Jihan Fairuzzia 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: