Sukses

United Airlines Tangguhkan Penerbangan ke Hong Kong Karena Virus Corona

Liputan6.com, Jakarta - Dampak Virus Corona yang bermula dari Wuhan, China, masih terus terasa sampai saat ini dan bahkan kemungkinan besar hingga beberapa waktu ke depan.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus yang sudah sampai ke banyak negara, sejumlah maskapai penerbangan dunia, termasuk di Indonesia, mengambil keputusan untuk menghentikan sementara penerbangan dari dan ke Wuhan.

Salah satunya United Airlines yang pada Selasa 4 Februari mengatakan akan menangguhkan layanan penerbangan Hong Kong, dan beberapa hari setelah itu mereka juga menangguhkan layanan penerbangan China saat penyebaran Virus Corona.

Dilansir CNBC, Rabu (5/2/2020), penangguhan akan dimulai pada 8 Februari dan akan berlangsung hingga 20 Februari. Tetapi masih ada kemungkinan lebih banyak perubahan yang mungkin akan dilakukan.

Lebih dari 20.000 kasus Virus Corona telah dilaporkan di seluruh dunia.

2 dari 4 halaman

American Airlines

"Kami akan terus memantau situasi yang berkembang dan membuat perubahan yang diperlukan untuk jadwal kami," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Penangguhan layanan penerbangan ke Hong Kong mengikuti langkah serupa yang diumumkan American Airlines.

Lusinan maskapai internasional memotong atau menghentikan layanan penerbangan mereka ke China karena virus itu.

American Airlines pada Selasa menghentikan layanannya di Hong Kong, menghentikan penerbangan ke dan dari Dallas / Fort Worth dan Los Angeles hingga 20 Februari dengan alasan penurunan permintaan ketika Virus Corona menyebar.

3 dari 4 halaman

Penangguhan Layanan Penerbangan Maskapai Indonesia

Seperti dilaporkan beberapa waktu lalu, di Indonesia, beberapa maskapai penerbangan juga sudah menghentikan rute penerbangan ke China, termasuk maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia. Garuda menutup sementara rute penerbangan dari dan ke China guna mencegah penyebaran Virus Corona.

Hal tersebut dilakukan atas kebijakan pemerintah untuk menunda layanan penerbangan dari dan ke China yang resmi diberlakukan 5 Februari 2020.  Adapun rute yang ditutup sementara ialah rute yang melewati Beijing, Shanghai, Guangzhou, Zhengzhou dan Xi’an.

Sementara, penerbangan dari dan menuju Hongkong masih dilayani dengan pengawasan penuh bersama dengan otoritas terkait. Garuda juga turut memberlakukan kebijakan yang fleksibel untuk melakukan reschedule dan reroute bagi calon penumpang yang telah memesan tiket dari dan ke China.

 

 

Reporter: Deslita Krissanta Sibuea

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: