Sukses

Pendarahan, Eks Presiden AS Jimmy Carter Jalani Operasi Otak pada Usia 95 Tahun

Liputan6.com, Atlanta - Mantan Presiden AS Jimmy Carter (95) dirawat di rumah sakit di Atlanta. Ia tengah menjalani prosedur medis guna meredakan tekanan pada otaknya.

Tekanan berasal dari pendarahan setelah ia jatuh baru-baru ini, kata Yayasan Carter Center dalam sebuah pernyataan, dikutip dari BBC, Selasa (12/11/2019).

Prosedur dijadwalkan berlangsung di Rumah Sakit Universitas Emory pada Selasa pagi waktu setempat.

"Presiden Jimmy Carter beristirahat dengan nyaman, dan istrinya, Rosalynn, ada bersamanya," kata pernyataan dari Carter Center.

Jimmy Carter adalah mantan presiden AS tertua dan yang masih hidup di negara itu.

2 dari 3 halaman

Pemenang Nobel Perdamaian

Seorang politikus Demokrat, Jimmy Carter adalah presiden ke-39, menjabat satu periode dari 1977 - 1981. Ia mengincar periode kedua, namun kalah oleh Ronald Reagan.

Sejak meninggalkan Gedung Putih, ia tetap aktif, melakukan pekerjaan kemanusiaan dengan Carter Center dalam beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2002, ia menerima Nobel Perdamaian untuk pekerjaan kemanusiaannya.

Pada bulan Mei, Carter menjalani operasi untuk pinggul yang patah setelah jatuh di rumahnya di Georgia.

Setelah insiden jatuh lain di rumahnya, Carter pernah tampil di sebuah acara amal pada Oktober 2019 dengan mata hitam --yang nampaknya didapat Carter setelah jatuh.

3 dari 3 halaman

Simak video pilihan berikut:

Loading
Artikel Selanjutnya
Amerika Tegaskan Tak Tambah 14 Ribu Tentara ke Timur Tengah
Artikel Selanjutnya
Jokowi Terima Delegasi US-ASEAN Business Council, Bahas Kerja Sama Dagang