Sukses

Geger Penemuan 39 Jasad di Essex Inggris, Diduga Hasil Pembunuhan

Liputan6.com, Essex - 39 jasad ditemukan di sebuah wadah truk pada Rabu (23/10/2019) di Essex, Inggris.

Polisi dipanggil layanan ambulans setelah penemuan jenazah di Waterglade Industrial Park, Eastern Avenue, Grays. 

Dikutip dari bbc.com, seorang pria berusia 25 tahun yang juga pengemudi truk dari Irlandia Utara ditangkap. Ia ditangkap karena dicurigai melakukan pembunuhan.

Polisi Essex mengatakan indikasi awal dari penyelidikan adalah terdapat 38 orang dewasa. Serta, satu remaja yang ditemukan meninggal.

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Pernyataan Pejabat

Pihak berwenang percaya truk berasal dari Bulgaria, dan memasuki wilayah Inggris pada akhir pekan, seperti dilansir cnn.com

Polisi Essex memberi komentar perihal penangkapan pengemudi yang diduga pembunuh tersebut. Hal itu disampaikan melalui Kepala Inspektur Polisi Essex, Andrew Mariner.

"Kami sedang dalam proses mengidentifikasi para korban, namun saya mengantisipasi bahwa ini bisa menjadi proses yang panjang," kata Andrew Mariner dalam sebuah pernyataan.

"Kami telah menangkap pengemudi truk sehubungan dengan insiden yang masih dalam tahanan polisi saat penyelidikan kami berlanjut," tambahnya.

“Saya mengerti barisan polisi ini akan mengganggu aktivitas bisnis lokal di daerah tersebut dan kami akan bekerja untuk memastikan bahwa gangguan tetap singkat. Kami bekerja sama dengan Dewan Thurrock untuk mengurangi dampak apa pun yang akan terjadi di tempat penyelidikan kami secara lokal," tambah Andrew Mariner. 

Kepala Inspektur tersebut juga turut menyampaikan perasaannya atas kejadian penemuan mayat tersebut.

"Ini adalah insiden tragis di mana sejumlah besar orang kehilangan nyawa mereka. Permintaan kami sedang dilakukan untuk mengetahui apa yang telah terjadi," tambah Kepala Inspektur Essex.

Sementara itu, dikutip dari bbc.com, Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patel mengatakan ia “terkejut dan sedih atas insiden yang sangat tragis.”

Sementara, anggota parlemen Thurrock Jackie Doyle-Price menyebut itu “berita yang memuakkan.” Ia memberi pernyataan melalui media sosial Twitter miliknya. 

"Perdagangan orang adalah bisnis yang keji dan berbahaya," cuit Thurrock. Ia juga menambahkan berharap Polisi Essex bisa "membawa pembunuh tersebut ke pengadilan."

3 dari 3 halaman

Lokasi Penemuan Adalah Jalur Perdagangan dan Industri

Salah seorang warga wanita, Paige Wade mengemudi melewati taman industri pada pukul 4.15 pagi dalam perjalanan pulang dari kerja. 

Seperti dilansir mirror.co.uk, Paige menuturkan kesaksiannya kepada salah satu kantor. 

”Sejujurnya saya tidak melihat banyak, saya baru saja selesai bekerja saat mengemudi di jalan Motherwell Way dan semua yang Anda bisa lihat adalah lampu berkedip biru, saat saya mengemudi melewati ada pita polisi untuk memagari dari awal jalan timur,” kata Paige Wade. 

"Saya tahu itu serius karena ada berapa mobil polisi dan ambulans di sana, tetapi polisi telah memarkir mobil mereka di seluruh akses jalan sehingga Anda tidak bisa melihat apa-apa,” tambahnya. 

“(Namun) selalu ada truk di sekitar sana saat mereka parkir di sana untuk malam itu, aku tidak bisa mengatakan apakah aku melihat atau tidak melihat truk (truk berisi mayat) yang sebenarnya dalam pertanyaan,” tutup Paige Wade. 

Sementara itu, pita polisi sudah dipasang, lalu akses ke dan dari Waterglade Industrial Park ditutup. Sembilan mobil polisi dan 15 petugas polisi telah ditempatkan di tempat kejadian, yang dekat dengan lokasi perbelanjaan Lakeside.

Menurut laporan, banyak kapal feri berlayar keluar dari pelabuhan Holyhead ke Dublin di Irlandia.

Tempat kejadian perkara adalah penghubung utama bagi kendaraan jalan untuk pergi dari Inggris dan Wales ke Irlandia.

Lebih dari dua juta orang bepergian melalui pelabuhan setiap tahun yang dioperasikan oleh Stena Line Ports Ltd.

 

Reporter: Hugo Dimas