Sukses

Jembatan Penyeberangan di Mumbai Ambruk, 5 Orang Tewas

Liputan6.com, Mumbai - Setidaknya lima orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka, setelah sebuah jembatan runtuh di dekat stasiun kereta utama Mumbai, India.

Jembatan itu runtuh pada Kamis, pukul 19.30 waktu setempat, ketika penumpang memasuki stasiun Chhatrapati Shivaji.

Berbagai media India melaporkan bahwa setidaknya 30 orang terluka, demikian sebagaimana dikutip dari BBC pada Jumat (15/3/2019).

Gambar-gambar dari tempat kejadian menunjukkan petugas penyelamat berusaha memindahkan puing-puing jembatan, dan melakukan pertolongan pertama terhadap seluruh korban luka.

Seorang saksi mata mengatakan kepada stasiun televisi NDTV: "Seluruh struktur bangunan ambruk di depan saya. Puing bertebaran di mana-mana."

Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan dia "sangat sedih dan berduka atas hilangnya nyawa" dalam insiden tersebut.

Gubernur negara bagian Maharashtra, Devendra Fadnavis, mengatakan dia turut berbela sungkawa mendengar tentang insiden jembatan ambruk itu.

Dia telah memerintahkan penyelidikan tingkat tinggi, dan mengumumkan kompensasi kepada keluarga para korban tewas.

Fadnavis menambahkan bahwa yang terluka juga akan diberikan kompensasi dan semua biaya perawatan ditanggung oleh pemerintah negara bagian.

 

Simak video pilihan berikut: 

 

2 dari 2 halaman

Riwayat Insiden Jembatan Ambruk

Sementara itu, Sanju Verma, seorang juru bicara untuk partai berkuasa BJP, diserang oleh kritik luas di media sosial, karena menyebut insiden ambruknya jembatan itu sebagai "kecelakaan umum".

Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi lokal Times Now, Verma membantah bahwa "buruknya tata kelola" adalah penyebab kecelakaan itu.

Sebaliknya, dia mengatakan bahwa "sebagian besar kesalahan berasal dari para pejalan kaki".

Adapun Chhatrapati Shivaji, tempat di mana jembatan ambruk terjadi, adalah Situs Warisan Dunia Unesco.

Insiden itu terjadi kurang dari setahun setelah jembatan lainnya runtuh di Varanasi, di mana menewaskan sedikitnya 18 orang.

Jalan layang itu masih dibangun ketika bagian-bagian strukturnya jatuh menimpa jalanan yang sibuk di bawahnya.

Pada September tahun lalu, satu orang terbunuh dan beberapa lainnya terluka ketika bagian jembatan runtuh di Kolkata.

Lempar Telur di Australia, Tradisi Protes Politik Sejak Lama
Loading
Artikel Selanjutnya
Sikundo yang Tersisih Mulai Dilirik Pemerintah Aceh
Artikel Selanjutnya
Indahnya Gaun Pengantin Shloka Mehta, Menantu Orang Paling Kaya di Asia