Sukses

Transgender hingga Salah Sebut Pemenang, Ini 5 Kontroversi di Ajang Miss Universe

Liputan6.com, Jakarta - Nama Sonia Fergina Citra tengah jadi sorotan lantaran dirinya tengah berjuang di ajang Miss Universe 2018, yang berlangsung di Bangkok, Thailand.

Wanita asal Bangka Belitung ini telah menjalani masa karantina dan siap menghadapi malam final yang dijadwalkan akan berlangsung pada 16 Desember mendatang.

Tahun ini Miss Universe telah melangsungkan penyelenggaraan sebanyak 67 kali. Lewat catatan sejarah, telah banyak yang terjadi, salah satunya adalah kontroversi.

Bahkan, ada salah satu kejadian yang dianggap paling fatal pernah terjadi dalam kontes kecantikan. Seperti dikutip dari berbagai sumber, Jumat (14/12/2018), berikut 5 kontroversi yang pernah terjadi di ajang Miss Universe:

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 6 halaman

1. Salah Sebut Pemenang

Kontroversi yang dianggap paling fatal dalam penyelenggaraan Miss Universe terjadi pada tahun 2015. Kala itu pembawa acara terkenal Steve Harvey salah membaca nama pemenang.

Setelah melewati babak demi babak, terpilihlah dua wanita cantik yang mewakili negaranya masing-masing, demikian dikutip dari laman Cosmopolitan.

Dua wanita cantik itu adalah Ariadna Gutiérrez Arévalo (Miss Colombia) dan Pia Alonzo Wurztbach (Miss Philippine). Saat itu, Steve menyebut jika Miss Colombia adalah pemenangnya.

Tangis bahagia tampak jelas di wajah Ariadna. Ia pun juga semakin bahagia, sebab berhasil mempertahankan mahkota Miss Universe -- dimana tahun sebelumnya juga dimenangkan oleh Colombia.

Namun, di ujung acara Steve Harvey kembali dan meminta maaf bahwa ada kesalahan yang ia buat. Ternyata, ia salah baca. Pemenang sesungguhnya adalah Miss Philippines. Sontak Pia kaget dan ia pun berhak atas mahkota berwarna biru tersebut.

3 dari 6 halaman

2. Transgender

Pada tahun 2012, nama Jenna Talackova jadi sorotan. Sebab, ia mengikuti ajang Miss Universe Canada. Permasalahannya, Jenna Talackova adalah seorang transgender dan bukan terlahir sebagai wanita.

Meski begitu, pihak penyelenggara memperbolehkan ia berkompetisi. Namun sayang, ia hanya berhasil di babak semifinal dan belum bisa mewakili Kanada di ajang Miss Universe.

Sementara itu, sama seperti Sonia Fergina Citra, ada seorang perwakilan dari Spanyol yang juga trangender. Ia menjadi trangender pertama dalam sejarah yang berkompetisi di ajang Miss Universe.

4 dari 6 halaman

3. Diperingati Lantaran Gendut

Alicia Machado berhak atas mahkota Miss Universe 1966 mewakili Venezuela. Kala itu, Miss Universe Organitation masih dipegang oleh Donald Trump, seorang pengusaha yang kini jadi Presiden Amerika Serikat.

Setelah beberapa bulan menjabat, Alicia Machado mengalami kenaikan berat badan. Sementara itu, Trump tidak menyetujui jika seorang ratu kecantikan tidak memiliki berat yang ideal.

Karena berat badannya yang terus bertambah, Trump menyebut Alicia Machado dengan sapaan "Eating Machine", demikian dikutip dari laman Cosmopolitan.

 

5 dari 6 halaman

4. Diterpa Isu Hamil

Salah satu persyaratan untuk menjadi seorang Miss Universe adalah belum boleh menikah dan punya anak.

Kasus inilah yang diduga dialami oleh Oxana Fedorova, pemenang Miss Universe 2002 dari Rusia. Padahal kala itu ia menjadi wanita Rusia pertama yang menyabet gelar Miss Universe.

Namun, di tengah-tengah jabatan ia memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Miss Universe. Isu yang beredar menyebut jika Oxana hamil.

Tetapi, itu semua ia bantah. Alasan utamanya mengundurkan diri lantaran ingin fokus pada pendidikannya. Hingga akhirnya, jabatan Miss Universe di tahun itu digantikan oleh juara ke-2 yaitu Justine Pasek dari Panama.

 

6 dari 6 halaman

5. Skandal Narkoba

Pada tahun 2006, pemenang Miss Universe USA, Tara Conner jadi pemberitaan utama lantaran kedapatan memiliki dan menggunakan kokain.

Saat ketahuan, sang pemilik dari Miss Universe dan Miss USA organization Donald Trump memberikan kesempatan kedua bagi Tara.

Ia memilih untuk mengirim Tara ke pusat rehabilitasi.

Loading