Israel Sikapi Dingin Usulan Pembekuan Proyek Permukiman

PM Israel Benjamin Netanyahu menyikapi dingin proposal Palestina yang meminta pembekuan pembangunan permukiman selama enam bulan di wilayah pendudukan Israel, Jerusalem Timur.

Diterbitkan 21 Januari 2010, 11:41 WIB
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jerussalem: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyikapi dingin proposal Palestina yang meminta pembekuan pembangunan permukiman selama enam bulan di wilayah pendudukan Israel, Jerusalem Timur. Demikian dikatakan seorang pejabat Israel seperti dilansir Associated Press, Rabu (20/1).

Walapun sulit untuk disepakati, usulan tersebut tidak akan dibuang. Karena bertentangan dengan keinginan Perdana Menteri selama ini, imbuh pejabat yang tidak mau disebut jati dirinya tersebut. Sebelumnya, Netanyahu mengumumkan akan melambatkan pembangunan permukiman di Jerussalem Timur selama 10 bulan. Namun ditolak, karena bangsa Palestina menginginkan Jerusalem Timur menjadi ibu kota negara.

Proposal Palestina tersebut diajukan sebagai syarat dilanjutkannya perundingan damai. Ini diajukan saat dialog dengan Utusan Timur Tengah AS, George Mitchell, Jumat pekan silam. Mitchell berupaya membujuk kedua belah pihak untuk melanjutkan perundingan. Dengan tujuan mengakhiri konflik mereka selama beberapa dekade. Terakhir, perundingan damai antara Israel dan Palestina diadakan pada Desember 2008.(ANS)