Sukses

Lagu Queen, Tembang Paling 'Asyik' Sepanjang Masa di Inggris

Liputan6.com, Amsterdam - Selera musik setiap individu tentu berbeda. Anda mungkin penggemar musik jazz, sedangkan saudara Anda mungkin lebih menyukai musik rock.

Namun ada alasan mengapa lagu yang 'catchy'--mudah terngiang di kepala sering kali merajai tangga lagu Billboard. Dari tembang Dancing Queen milik ABBA, Uptown Girl ciptaan Billy Joel, sampai Uptown Funk dari Bruno Mars-- semua merupakan lagu yang mau tidak mau membuat kita ingin ikut bernyanyi dan berjoget.

Haters atau penggemar boyband, pasti ada satu saat di mana Anda ingin menganggukan kepala terhadap lantunan lagu-lagu single One Direction.

Perusahaan manufaktur musik dari Inggris, Alba, melakukan survey terhadap 2000 orang dewasa di UK mengenai lagu paling asyik kesukaan mereka. Hasilnya, lagu yang ada di peringkat pertama adalah Don't Stop Me Now dari Queen.

Lagu itu dirilis tahun 1979 lalu oleh band asal Inggris dan berhasil menduduki peringkat 10 hits saat dirilis. Namun di AS, hanya bernaung di peringkat 86. Bagaimanapun, tembang Freddie Mercury dkk ini merupakan musik dengan penuh energi dan kegembiraan.

Ada penjelasan di baliknya, secara ilmiah. Menurut analisa ahli syaraf dokter Jacob Jolic, dari data dikumpulkan Alba, yakni prosuden eletronik Inggris, menyatakan ada tiga hal yang membuat sebuah lagu jadi 'asyik'.

"Lagu yang ditulis dengan kunci mayor, dengan tempo cepat mampu memicu emosi positif," ungkap Jolic asisten dosen psikologi dari Universitas Groningen, Belanda, kepada Huffington Post.

"Secara virtual, semua lagu yang 'asyik' merupakan lagu kunci mayor, dan hampir semuanya memiliki tempo lebih cepat dari rata-rata lagu. Setidaknya 10 BPM (beat per minute --ketukan per menit).

Lebih dari semuanya, asosiasi positif diri kita terhadap sebuah lagu lah yang menentukan asyik atau tidaknya sebuah lagu, menurut Jolij.

"Walau Anda tidak bisa betul-betul mendefinisikan satu lagu sebagai lagu asyik, kita bisa mengidentifikasi fitur spesifik lagu yang dapat meningkatkan semangat orang," ungkap Jolic. Semakin banyak data, kita bisa mempelajari mengenai bagaimana lagu dapat mempengaruhi suasana hati kita." (Ikr/Rcy)