Kisah Perjalanan Reno Fahreza Bersama Loh Kok Tum Band

Reno Fahreza menjalani proses bermusik yang kompleks. Selengkapnya di sini.

Diterbitkan 28 Oktober 2026, 22:51 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Reno Fahreza gunakan musik sebagai ekspresi dan jalin hubungan pendengar.
  • Terinspirasi Liam Gallagher, pengalaman hidup bentuk loyalitas dan komitmen.
  • Band terbentuk dari karakter personel, komunikasi, dan komitmen berkarya.

Liputan6.com, Jakarta - Setiap musisi memiliki perjalanan dan inspirasi yang membentuk karakter bermusiknya. Begitu pula dengan Reno Fahreza, personel Loh Kok Tum Band, yang menjadikan musik sebagai ruang untuk berekspresi sekaligus membangun hubungan dengan pendengar.

Dalam perjalanan bermusiknya, Reno mengaku terinspirasi oleh Liam Gallagher, vokalis Oasis yang dikenal melalui karakter vokal dan gaya panggungnya yang khas. Di luar panggung, Reno memandang pengalaman hidup sebagai bagian penting dari proses pembentukan dirinya, termasuk dalam menjaga loyalitas, ketulusan, dan komitmen terhadap hal yang dijalaninya.

Bersama Loh Kok Tum Band, Reno menjalani proses bermusik yang tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga kerja sama dan dinamika antarpersonel. Menurutnya, identitas sebuah band terbentuk melalui karakter masing-masing personel, komunikasi, serta komitmen untuk terus berkarya.

Ia juga menilai bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian wajar dalam proses kreatif yang dapat menghasilkan perspektif baru ketika disikapi dengan keterbukaan dan rasa saling menghargai. Berbagai pengalaman selama bersama band menjadi bagian dari perjalanan yang terus ia syukuri.

Saat ini, Loh Kok Tum Band tengah mempersiapkan sebuah single yang masih berada dalam tahap pengerjaan. Reno berharap karya tersebut dapat menjadi bagian dari perkembangan band sekaligus menjangkau lebih banyak pendengar.

Bagi Reno, bermusik bukan semata-mata tentang pencapaian di atas panggung, melainkan juga tentang konsistensi dalam berkarya dan bagaimana musik dapat meninggalkan kesan bagi orang yang mendengarkannya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Saksikan Sinetron Kisah Nyata Pagi Kamis 29 Oktober Pukul 06.45 WIB di Indosiar

Fikri Alfi Rosyadi, Umar Syarifuddien SjadjaahTim Redaksi
Copy Link
Batalkan