Keenambelas negara yang mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi East Asia atau KTT Asia Timur ini juga sepakat mengintensifkan pemakaian biofuel. Selain soal BBM, mereka juga sepakat soal investasi infrastruktur regional.
Peserta KTT Asia Timur juga menyoroti isu nuklir Korea Utara. Mereka mendesak Pyongyang tak lagi melakukan uji coba senjata nuklir serta melucuti senjata nuklir mereka.
Seperti KTT Asean yang baru saja berakhir, KTT Asia Timur pun tak sepi dari protes. Bahkan, di luar gedung pertemuan, 500 demonstran sempat bentrok dengan polisi anti huru-hara. Pengunjuk rasa menilai, Asean kini terlalu memfokuskan diri pada pencegahan terorisme sebagai dampak dari besarnya pengaruh Amerika Serikat di Asia Tenggara. Sebaliknya kasus pelanggaran hak asasi manusia kurang mendapat perhatian.(ICH)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331557/original/037451000_1787549916-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-24T123722.755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331500/original/076683900_1787547059-cek_fakta_-_petugas_haji.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329037/original/095568800_1787217508-Screenshot_2026-08-20_160444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/472102/original/150107dktt_asean.jpg)