KTT Asia Timur Menghasilkan Deklarasi Cebu

Deklarasi berisi tentang kesepakatan penghematan penggunaan BBM untuk mengurangi ketergantungan dan impor BBM. KTT Asia Timur mendesak Korut tak lagi melakukan uji coba nuklir.

Diterbitkan 16 Januari 2007, 01:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Cebu: Pemimpin negara anggota Asia Tenggara (Asean) dan enam negara lainnya (Cina, Jepang, India, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru) menandatangani The Cebu Declaration on East Asian Energy Security di Cebu, Filipina, Senin (15/1). Deklarasi berisi tentang penghematan penggunaan bahan bakar minyak untuk mengurangi ketergantungan dan impor BBM.

Keenambelas negara yang mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi East Asia atau KTT Asia Timur ini juga sepakat mengintensifkan pemakaian biofuel. Selain soal BBM, mereka juga sepakat soal investasi infrastruktur regional.

Peserta KTT Asia Timur juga menyoroti isu nuklir Korea Utara. Mereka mendesak Pyongyang tak lagi melakukan uji coba senjata nuklir serta melucuti senjata nuklir mereka.

Seperti KTT Asean yang baru saja berakhir, KTT Asia Timur pun tak sepi dari protes. Bahkan, di luar gedung pertemuan, 500 demonstran sempat bentrok dengan polisi anti huru-hara. Pengunjuk rasa menilai, Asean kini terlalu memfokuskan diri pada pencegahan terorisme sebagai dampak dari besarnya pengaruh Amerika Serikat di Asia Tenggara. Sebaliknya kasus pelanggaran hak asasi manusia kurang mendapat perhatian.(ICH)