Liputan6.com, Jakarta - Citigroup atau Citi tengah menyiapkan langkah besar dalam adopsi aset digital dengan memasukkan layanan kustodi Bitcoin langsung ke dalam platform perbankan intinya.
Langkah ini membuat penyimpanan aset digital berada dalam infrastruktur yang sama dengan yang selama ini digunakan untuk mengamankan sekuritas tradisional. Kebijakan tersebut menjadi salah satu sinyal paling jelas bahwa Bitcoin mulai dipandang sebagai aset yang layak disimpan dan dikelola oleh perbankan.
Dikutip dari CoinMarketCap, Senin (24/8/2026), Citi mengumumkan layanan baru bernama Custody+ pada 18 Agustus 2026. Bank tersebut menargetkan layanan kustodi aset digital mulai beroperasi pada paruh akhir 2026, dengan Bitcoin sebagai aset digital pertama yang akan didukung.
Advertisement
Namun, Citi belum menetapkan tanggal pasti peluncuran layanan tersebut. Bank hanya menyatakan target untuk mulai mengoperasikannya sebelum akhir 2026.
Apa yang Berubah dengan Kustodi Bitcoin Citi?
Dalam konteks perbankan institusional, kustodi Bitcoin berarti bank menyimpan dan mengamankan kunci kriptografi yang mengendalikan Bitcoin milik nasabah.
Dengan demikian, bank mengambil alih tanggung jawab operasional dan keamanan penyimpanan aset tersebut. Fungsinya serupa dengan kustodian yang menyimpan saham atau obligasi, tetapi diterapkan pada aset digital yang menggunakan teknologi kriptografi.
Hal penting dari langkah Citi bukan sekadar menyediakan layanan kustodi Bitcoin, melainkan bagaimana layanan tersebut ditempatkan dalam arsitektur perbankan.
Citi mengatakan nasabah nantinya dapat mengakses layanan kustodi aset tradisional dan kripto melalui kerangka yang sama. Bank menyebutnya sebagai pengalaman kustodi terpadu yang dibangun menggunakan arsitektur aset digital bersama.
Artinya, Citi tidak membuat produk kripto terpisah yang berdiri sendiri. Bitcoin justru akan dimasukkan ke dalam infrastruktur kustodi yang selama ini digunakan nasabah institusional untuk mengelola aset konvensional.
Â
Mengurangi Hambatan Operasional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
Langkah Citi menempatkan Bitcoin sebagai aset digital pertama yang masuk dalam layanan kustodi tersebut. Strategi ini sejalan dengan posisi Bitcoin yang selama ini menjadi aset kripto paling banyak mendapat perhatian dari investor institusional.
Integrasi dengan sistem perbankan inti juga memiliki arti penting dari sisi operasional. Kustodi Bitcoin nantinya dapat ditempatkan dalam alur kerja kepatuhan, rekonsiliasi, dan pelaporan yang sudah digunakan bank untuk aset-aset teregulasi.
Kondisi tersebut berpotensi mengurangi hambatan operasional sekaligus celah pengendalian yang dapat muncul ketika aset kripto dikelola melalui sistem terpisah.
Besarnya infrastruktur Citi membuat langkah ini semakin signifikan. Citi melaporkan aset dalam kustodi dan/atau administrasi mencapai US$ 35 triliun pada kuartal II 2026, naik 22% secara tahunan.
Jaringan bisnis kustodi Citi juga mencakup lebih dari 100 pasar di seluruh dunia, termasuk 62 pasar yang didukung jaringan kustodi milik perusahaan sendiri.
Dengan demikian, ekspansi kustodi Bitcoin tidak perlu dimulai dari nol. Citi dapat memanfaatkan jaringan, sistem, dan infrastruktur yang sudah berjalan.
Citi sendiri sebenarnya telah mengembangkan kemampuan aset digital selama beberapa tahun. Pada 22 Juni 2022, bank mengumumkan memilih METACO untuk mengembangkan dan menguji kemampuan kustodi aset digital serta berencana mengintegrasikan platform METACO Harmonize ke dalam infrastruktur yang sudah ada.
Kini, fokusnya bergeser dari sekadar pengembangan teknologi menuju penerapan Bitcoin dalam infrastruktur kustodi perbankan secara lebih luas.
Bagi Bitcoin, langkah ini menunjukkan bahwa aset tersebut mulai diperlakukan sebagai bagian dari infrastruktur keuangan institusional, bukan sekadar produk spekulatif.
Advertisement
Sinyal Bagi Bank Lain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
Perubahan regulasi turut menjadi salah satu faktor yang membuka jalan bagi layanan kustodi Bitcoin di perbankan. Staff Accounting Bulletin No. 122 dari Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat mencabut SAB 121 dan mulai berlaku pada 30 Januari 2025.
Pencabutan tersebut menghilangkan ketentuan sebelumnya yang membuat perlakuan akuntansi terhadap layanan kustodi kripto menjadi lebih berat bagi bank.
Dengan kondisi tersebut, langkah Citi dapat menjadi sinyal bagi bank lain bahwa aspek operasional dan akuntansi untuk menyediakan kustodi Bitcoin semakin memungkinkan untuk dijalankan.
Meski demikian, dampaknya terhadap persaingan industri perbankan masih bergantung pada pelaksanaan dan waktu peluncuran layanan Citi yang hingga kini belum ditetapkan secara pasti.
Teknologi dalam layanan Custody+ juga menunjukkan ambisi Citi untuk meningkatkan efisiensi operasional. Dalam materi peluncurannya, Citi menyebut penerapan teknologi Single Event Processing di Amerika Serikat mampu memangkas waktu pemrosesan aksi korporasi sukarela hingga 92%.
Sebanyak 96% aksi korporasi sukarela di AS dapat diproses dalam waktu kurang dari dua jam, sementara lebih dari 80% total volume aksi tersebut diproses secara real time.
Integrasi layanan perbankan tradisional dengan penyimpanan Bitcoin menjadi inti dari langkah ini. Di tengah semakin dalamnya infrastruktur institusional untuk Bitcoin, aset kripto tersebut tetap mempertahankan karakteristik moneternya, termasuk jumlah pasokan yang terbatas dan penerbitan yang dapat diprediksi.
Saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$ 77.360, naik sekitar 1,6% dalam 24 jam. Kapitalisasi pasarnya berada di kisaran US$ 1,55 triliun, sementara Fear & Greed Index berada di level 73 atau masuk kategori "Greed".
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331557/original/037451000_1787549916-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-24T123722.755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331500/original/076683900_1787547059-cek_fakta_-_petugas_haji.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329037/original/095568800_1787217508-Screenshot_2026-08-20_160444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1495582/original/005779000_1486038841-Ray_Dalio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)