Reli Kripto: XRP Memimpin Kenaikan Pekan Ini

Analis menuturkan, harga bitcoin (BTC) mesti bertahan di atas US$ 70.000 untuk tetap melanjutkan reli. Sedangkan XRP didukung sentimen regulasi.

Diterbitkan 22 Agustus 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Reli mingguan terbesar Bitcoin dalam dua tahun terakhir telah memicu lonjakan lebih luas di pasar kripto. XRP melonjak hampir 40% dan sejumlah altcoin termasuk Hyperliquid, Zcash, dan Chainlink masing-masing mencatat kenaikan lebih dari 30% saat harga Bitcoin sempat menembus angka US$ 79.000 atau Rp 1,39 miliar  (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.650) pada Jumat pekan ini.

"Berbeda dengan beberapa minggu terakhir, ketika kenaikan hanya terkonsentrasi pada segelintir aset tertentu, reli kali ini benar-benar terjadi secara luas di seluruh sektor. Hal ini sendiri merupakan sebuah sinyal penting, mengingat reli yang terbatas pada aset tertentu cenderung tidak bertahan lama," ujar Analis Nexo Dispatch, Iliya Kalchev, dikutip dari laman the block, Sabtu (22/8/2026).

Para analis menyatakan, pergerakan harga Bitcoin didukung oleh permintaan nyata di pasar spot dan ETF, tetapi BTC perlu mempertahankan posisinya di atas level US$ 70.000 untuk membuktikan reli ini mampu bertahan melampaui fenomena short squeeze bersejarah yang terjadi pekan ini.

Pandangan analis masih terbelah mengenai faktor pemicu awal pergerakan harga tersebut. Bernstein menyoroti program pembelian kembali (buyback) Departemen Keuangan AS yang diperluas sebagai katalis likuiditas.

Sementara MEXC Research berpendapat pasar terlalu melebih-lebihkan dampak intervensi tersebut dan menyebut reli ini sebagai sesuatu yang "terlalu dini" (premature).

Kalchev mencatat XRP menjadi aset dengan kinerja paling menonjol dalam beberapa hari terakhir. Harga yang berhasil menembus level US$ 1,40 untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan. 

 

Sentimen XRP

Ia mengaitkan kinerja unggul XRP tersebut dengan kondisi regulasi yang tampak sangat menguntungkan bagi token ini, di tengah meningkatnya optimisme terkait legislasi dan penyusunan aturan kripto di Amerika Serikat.

"Pertanyaan yang lebih menarik menjelang pergerakan harga berikutnya adalah apakah sensitivitas regulasi yang spesifik terhadap XRP tersebut akan terus menghasilkan kinerja yang lebih unggul dibandingkan aset lain, atau apakah lonjakan Jumat hanyalah cerminan dari upaya token tersebut untuk mengejar ketertinggalan dari tren kenaikan pasar secara umum," kata Kalchev.

Selama sepekan ini, XRP mencatat kenaikan 39%, sementara Solana (SOL) dan Cardano juga membukukan lonjakan harga yang signifikan.

Di sisi lain, Chainlink dan Zcash masing-masing mencatat kenaikan lebih dari 30% menurut data harga dari The Block. Sementara itu, Bitcoin dan Ethereum mengalami kenaikan di kisaran 24% hingga 28%.

Hyperliquid semakin menjadi sorotan setelah Presiden Donald Trump menyatakan pada Rabu sore bahwa Commodity Futures Trading Commission (CFTC) sedang berupaya menghadirkan platform perdagangan perpetual (perps) on-chain tersebut ke Amerika Serikat dengan cara yang "legal dan sepenuhnya mematuhi regulasi." Pernyataan tersebut memicu lonjakan harga token HYPE, yang naik 37% minggu ini dan sempat menyentuh rekor tertinggi baru di dekat level US$ 78 pada Jumat pagi.