Silatnas PPP Merekomendasikan Penggantian Hamzah Haz

Memasuki hari kedua Silatnas Kader Partai Persatuan Pembangunan aspirasi mengarah pada muktamar luar biasa untuk mengganti Ketua Umum Hamzah Haz. Namun, aspirasi itu direspons dengan ancaman dari DPP PPP.

Diterbitkan 27 Februari 2005, 06:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Silaturahmi Nasional (Silatnas) Kader Partai Persatuan Pembangunan akhirnya mengarah ke penyelenggaraan muktamar luar biasa dengan agenda mengganti kepemimpinan dewan pimpinan pusat. Dalam sesi pandangan umum, Sabtu (26/2), peserta silatnas sepakat menyatakan kinerja PPP di bawah kepemimpinan Hamzah Haz sangat mengecewakan [baca: Desakan Hamzah Haz Mundur Menguat].

Peserta Silatnas juga menilai, pamor partai terus merosot sehingga dikhawatirkan PPP akan mengalami kekalahan pada Pemilihan Umum 2009. Pada Pemilu 2004 saja perolehan partai berlambang Kabah hanya mencapai 8,2 persen.

Permintaan peserta Silatnas itu dianggap Ketua DPP PPP Zarkasih Nur sebagai hal yang wajar. Untuk itu, Zarkasih meminta DPP PPP yang tidak menyetujui Silatnas menanggapinya secara bijaksana.

Sebaliknya, Wakil Ketua Umum DPP PPP Alimarwan Hanan malah mengancam. Dia menyatakan, DPP PPP akan memecat mereka yang mengikuti Silatnas. Dalam waktu dekat, tambah Alimarwan, pihaknya akan memanggil sejumlah nama yang mengikuti Silatnas karena dianggap melanggar peraturan partai.(YYT/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6