Deptan Mengisolasi Daerah Wabah Antraks

Departemen Pertanian menurunkan tim penyuluh yang bertugas menerangkan perubahan pola beternak di Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jabar. Pemerintah belum membuat anggaran resmi untuk korban antraks.

Diterbitkan 26 Oktober 2004, 14:26 WIB
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Departemen Pertanian mengisolasi daerah endemi antraks di Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat. Tim pengawas hewan juga diturunkan untuk memberikan penyuluhan tentang perubahan pola beternak, yaitu dari peternakan ruminansia (sapi potong, kerbau, kambing, domba, dan sapi) menjadi ternak unggas. Pola ini diambil karena hewan tersebut berisiko kembali terjangkit bakteri Bacillus anthracis akibat berinteraksi dengan tanah yang mengandung spora antraks.

Kepada SCTV, Menteri Pertanian Anton Apriantono di Jakarta, Selasa (26/10), mengatakan selain mengawasi daerah endemi, pemerintah juga menggodok rencana penyaluran biaya pengobatan bagi korban antraks. Anton mengakui, pemerintah belum memberi anggaran resmi dan bantuan selama ini masih dipasok dari Deptan. Hingga kini, jumlah pasien yang dirawat tinggal enam orang [baca: Korban Antraks Masih Dirawat].(KEN/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6