Liputan6.com, Jakarta Sholat Tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dikerjakan pada sepertiga malam terakhir, sholat ini menjadi amalan istimewa yang mendekatkan hamba kepada Allah SWT. Waktu pelaksanaannya yang sunyi membuat suasana hati menjadi lebih khusyuk dan tenang.
Keutamaan sholat Tahajud disebutkan dalam banyak hadits, di antaranya sebagai sarana penghapus dosa, pembuka pintu rezeki, dan pengangkat derajat di sisi Allah. Rasulullah SAW sendiri menjadikan sholat Tahajud sebagai rutinitas yang tak pernah ditinggalkan, bahkan di tengah kesibukan sekalipun.
Melaksanakan sholat Tahajud membutuhkan niat yang tulus dan kesungguhan hati. Selain memahami tata cara dan niatnya, penting juga mengetahui adab dan waktu terbaik untuk mengerjakannya. Dengan begitu, ibadah ini dapat dilakukan sesuai tuntunan Rasulullah SAW dan memberikan manfaat maksimal, baik di dunia maupun di akhirat.
Advertisement
Pengertian Sholat Tahajud
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990588/original/034585000_1730716400-cara-sholat-tahajud-yang-benar.jpg)
Sholat tahajud berasal dari kata tahajjada yang secara bahasa berarti bangun dari tidur. Sedangkan menurut istilah fiqih, sholat tahajud adalah sholat sunnah yang dilaksanakan pada malam hari setelah tidur, khususnya di sepertiga malam terakhir setelah terbangun dari tidur.
Sholat tahajud termasuk dalam kategori qiyamul lail atau ibadah malam. Namun, ada perbedaan antara sholat tahajud dengan sholat malam lainnya. Sholat tahajud harus didahului dengan tidur terlebih dahulu, baru kemudian bangun untuk sholat. Sedangkan sholat malam lainnya bisa dilakukan tanpa tidur terlebih dahulu.
Hukum melaksanakan sholat tahajud adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Hal ini berdasarkan ijma' atau kesepakatan para ulama. Rasulullah SAW sendiri tidak pernah meninggalkan sholat tahajud, bahkan di saat beliau sedang sakit atau dalam perjalanan.
Sholat tahajud memiliki kedudukan yang istimewa di antara ibadah-ibadah sunnah lainnya. Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk melaksanakan sholat tahajud dalam firman-Nya:
"Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS. Al-Isra: 79)
Ayat ini menunjukkan betapa pentingnya sholat tahajud, sampai-sampai Allah SWT menjanjikan kedudukan yang terpuji bagi hamba-Nya yang rajin melaksanakannya. Oleh karena itu, sebagai umat Islam kita dianjurkan untuk membiasakan diri bangun di tengah malam untuk menunaikan ibadah sholat tahajud ini.
Advertisement
Waktu Pelaksanaan Sholat Tahajud
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990587/original/078337000_1730716394-cara-sholat-tahajud.jpg)
Waktu pelaksanaan sholat tahajud dimulai setelah sholat Isya hingga terbit fajar shadiq (waktu Subuh). Namun, waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat tahajud adalah pada sepertiga malam terakhir. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA:
"Rabb (Tuhan) kita Yang Maha Suci dan Maha Tinggi turun ke langit dunia pada setiap malam, yaitu ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Allah berfirman: 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, niscaya akan Aku beri. Siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, niscaya akan Aku ampuni.'" (HR. Bukhari dan Muslim)
Berdasarkan hadits di atas, waktu yang paling mustajab (dikabulkan doa) adalah pada sepertiga malam terakhir. Oleh karena itu, dianjurkan untuk melaksanakan sholat tahajud pada waktu tersebut. Namun, jika tidak memungkinkan, sholat tahajud tetap bisa dilaksanakan pada waktu-waktu lain sepanjang malam setelah sholat Isya.
Berikut adalah pembagian waktu malam yang bisa dijadikan acuan untuk melaksanakan sholat tahajud:
- Sepertiga malam pertama: mulai setelah sholat Isya hingga sekitar pukul 22:00
- Sepertiga malam kedua: sekitar pukul 22:00 hingga 01:00
- Sepertiga malam terakhir: sekitar pukul 01:00 hingga masuk waktu Subuh
Waktu yang paling utama adalah pada sepertiga malam terakhir. Namun, jika tidak memungkinkan, kita bisa memilih waktu yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing. Yang terpenting adalah konsistensi dalam melaksanakannya.
Niat Sholat Tahajud
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269165/original/097620100_1751340644-WhatsApp_Image_2025-07-01_at_10.27.48_AM.jpeg)
Seperti ibadah lainnya, sholat tahajud juga harus diawali dengan niat yang ikhlas. Niat sholat tahajud diucapkan dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Berikut adalah lafadz niat sholat tahajud beserta artinya:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatat tahajjudi rak'ataini lillahi ta'ala
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah Ta'ala"
Jika ingin melaksanakan lebih dari dua rakaat, maka jumlah rakaatnya bisa disesuaikan dalam niat. Misalnya untuk empat rakaat:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّهَجُّدِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatat tahajjudi arba'a raka'aatin lillahi ta'ala
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah tahajud empat rakaat karena Allah Ta'ala"
Yang terpenting dalam niat adalah keikhlasan dan kesungguhan hati untuk beribadah kepada Allah SWT. Niat tidak harus diucapkan dengan bahasa Arab, yang penting maknanya terpatri dalam hati.
Advertisement
Tata Cara Sholat Tahajud
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5156168/original/093553200_1741427681-27937ed9a460ba252f86ffad909d8657.jpg)
Tata cara pelaksanaan sholat tahajud pada dasarnya sama seperti sholat sunnah lainnya. Berikut adalah langkah-langkah melaksanakan sholat tahajud:
- Bangun dari tidur dan berwudhu
- Menuju tempat sholat yang bersih dan suci
- Menghadap kiblat
- Berniat sholat tahajud dalam hati
- Takbiratul ihram (mengangkat kedua tangan dan mengucapkan "Allahu Akbar")
- Membaca doa iftitah
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat atau ayat Al-Quran
- Rukuk
- I'tidal (bangkit dari rukuk)
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri untuk rakaat kedua (jika sholat lebih dari satu rakaat)
- Mengulangi langkah 7-13 untuk rakaat kedua
- Tasyahud akhir
- Salam
Setelah salam, dianjurkan untuk berzikir dan berdoa. Waktu setelah sholat tahajud merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa.
Jumlah Rakaat Sholat Tahajud
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990654/original/072238500_1730716738-tata-cara-sholat-tahajud.jpg)
Tidak ada batasan pasti mengenai jumlah rakaat sholat tahajud. Minimal dilakukan dua rakaat, dan maksimalnya tidak dibatasi. Namun, berdasarkan hadits-hadits yang shahih, Rasulullah SAW biasanya melaksanakan sholat tahajud sebanyak 11 atau 13 rakaat, termasuk sholat witir.
Aisyah RA meriwayatkan:
"Rasulullah SAW tidak pernah menambah (sholat malam) lebih dari 11 rakaat, baik di bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan." (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain disebutkan:
"Nabi SAW biasa sholat 13 rakaat (di malam hari), termasuk (sholat) witir dan dua rakaat (sunnah) fajar." (HR. Bukhari)
Berdasarkan hadits-hadits tersebut, jumlah rakaat sholat tahajud yang dicontohkan Rasulullah SAW adalah antara 8-10 rakaat, ditambah 3 rakaat sholat witir. Namun, kita bisa menyesuaikan jumlah rakaat sesuai kemampuan masing-masing. Yang terpenting adalah konsistensi dalam melaksanakannya.
Berikut adalah beberapa variasi jumlah rakaat sholat tahajud yang bisa dilakukan:
- 2 rakaat + 1 witir = 3 rakaat
- 4 rakaat + 1 witir = 5 rakaat
- 6 rakaat + 3 witir = 9 rakaat
- 8 rakaat + 3 witir = 11 rakaat
- 10 rakaat + 3 witir = 13 rakaat
Sholat tahajud bisa dilaksanakan dengan cara 2 rakaat salam, atau 4 rakaat salam. Jika melakukan 2 rakaat salam, maka setiap 2 rakaat diakhiri dengan salam. Jika 4 rakaat salam, maka setiap 4 rakaat diakhiri dengan salam.
Advertisement
Bacaan Surat dalam Sholat Tahajud
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5045246/original/073598200_1733898173-1733893609193_tujuan-sholat-tahajud.jpg)
Tidak ada ketentuan khusus mengenai surat atau ayat yang harus dibaca dalam sholat tahajud. Kita bisa membaca surat atau ayat apa saja dari Al-Quran sesuai kemampuan. Namun, berdasarkan hadits-hadits yang shahih, Rasulullah SAW sering membaca surat-surat panjang dalam sholat tahajudnya.
Abdullah bin Abbas RA meriwayatkan:
"Nabi SAW biasa membaca dalam sholat malamnya: Surat Al-Baqarah, Ali Imran, dan An-Nisa." (HR. Ahmad)
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Rasulullah SAW sering membaca surat-surat berikut dalam sholat tahajud:
- Surat Al-Baqarah
- Surat Ali Imran
- Surat An-Nisa
- Surat Al-Maidah
- Surat Al-An'am
- Surat Al-A'raf
- Surat At-Taubah
Namun, jika tidak mampu membaca surat-surat panjang, kita bisa membaca surat-surat pendek atau ayat-ayat yang kita hafal. Yang terpenting adalah kekhusyukan dalam membacanya.
Beberapa surat pendek yang bisa dibaca dalam sholat tahajud antara lain:
- Surat Al-Ikhlas
- Surat Al-Falaq
- Surat An-Nas
- Surat Al-Kafirun
- Surat An-Nasr
- Surat Al-'Asr
Kita juga bisa membaca ayat-ayat pilihan yang mengandung doa atau permohonan, seperti ayat Kursi (Al-Baqarah: 255) atau doa-doa yang terdapat dalam Al-Quran.
Doa Setelah Sholat Tahajud
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5102744/original/034549900_1737446919-1737445609592_tata-cara-sholat-tahajud-2-rakaat.jpg)
Setelah selesai melaksanakan sholat tahajud, dianjurkan untuk berdoa. Waktu setelah sholat tahajud merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Berikut adalah salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca setelah sholat tahajud:
اَللّٰهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ. أَنْتَ قَيِّمُ السَّمٰوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمٰوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمٰوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ. وَوَعْدُكَ الْحَقُّ. وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ. وَقَوْلُكَ حَقٌّ. وَالْجَنَّةُ حَقٌّ. وَالنَّارُ حَقٌّ. وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ. وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ. وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللّٰهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ. وَبِكَ آمَنْتُ. وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ. وَبِكَ خَاصَمْتُ. وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْلِي مَا قَدَّمْتُ، وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ، وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي. أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ. لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ. وَلَا حَوْلَ، وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ.
Allahumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fihinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fihinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fihinna. Wa lakal hamdu antal haqq. Wa wa'dukal haqq. Wa liqauka haqq. Wa qauluka haqq. Wal jannatu haqq. Wan naru haqq. Wan nabiyyuna haqq. Wa Muhammadun shallallahu alaihi wasallama haqq. Was sa'atu haqq. Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa 'alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Faghfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a'lantu, wa ma anta a'lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal muakhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.
Artinya: "Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit dan bumi serta makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit dan bumi serta makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit dan bumi serta makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar. Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku bertawakal. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah."
Selain doa di atas, kita juga bisa berdoa dengan bahasa sendiri sesuai kebutuhan dan keinginan masing-masing. Yang terpenting adalah keikhlasan dan kesungguhan hati dalam berdoa.
Advertisement
Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/823639/original/098912900_1425649890-bbb.jpg)
Sholat tahajud memiliki banyak keutamaan dan manfaat, baik secara spiritual maupun kesehatan. Berikut adalah beberapa keutamaan dan manfaat sholat tahajud:
-
Mendekatkan diri kepada Allah SWT
Sholat tahajud merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Waktu malam yang sunyi dan tenang sangat kondusif untuk berkomunikasi dengan Sang Pencipta.
-
Meningkatkan keimanan dan ketakwaan
Dengan rutin melaksanakan sholat tahajud, keimanan dan ketakwaan seseorang akan semakin meningkat. Hal ini karena sholat tahajud merupakan bentuk pengorbanan, di mana seseorang rela mengorbankan waktu istirahatnya untuk beribadah.
-
Mendapatkan kedudukan yang terpuji
Allah SWT menjanjikan kedudukan yang terpuji bagi hamba-Nya yang rajin melaksanakan sholat tahajud, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Isra: 79.
-
Doa lebih mudah dikabulkan
Waktu sepertiga malam terakhir merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, doa-doa yang dipanjatkan setelah sholat tahajud lebih berpeluang untuk dikabulkan.
-
Menghapus dosa dan mencegah perbuatan buruk
Sholat tahajud dapat menghapus dosa-dosa kecil dan mencegah seseorang dari melakukan perbuatan buruk. Hal ini karena sholat tahajud membuat seseorang lebih dekat dengan Allah SWT dan lebih sadar akan pengawasan-Nya.
-
Meningkatkan kualitas tidur
Meskipun terdengar paradoks, namun sholat tahajud justru dapat meningkatkan kualitas tidur. Bangun di tengah malam untuk sholat tahajud membuat tidur menjadi lebih teratur dan berkualitas.
-
Menjaga kesehatan fisik dan mental
Sholat tahajud dapat menjaga kesehatan fisik dan mental. Gerakan-gerakan sholat merupakan olahraga ringan yang baik untuk tubuh. Selain itu, ketenangan yang didapat dari sholat tahajud juga baik untuk kesehatan mental.
-
Mendapatkan ketenangan hati
Sholat tahajud dapat memberikan ketenangan hati dan pikiran. Suasana malam yang sunyi dan khusyuk dalam beribadah membuat hati menjadi lebih tenang dan damai.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3812570/original/003638900_1721276093-11038741_663053793805693_2579242043740350740_n.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860534/original/066891900_1744691596-WhatsApp_Image_2025-04-15_at_11.32.22_686af95d.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533779/original/098475800_1773775028-unnamed__98_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990587/original/078337000_1730716394-cara-sholat-tahajud.jpg)