Liputan6.com, Jakarta Idul Adha merupakan salah satu hari besar umat Islam yang penuh makna dan kekhusyukan. Selain ibadah kurban yang menjadi ciri khasnya, umat Muslim juga dianjurkan melaksanakan Sholat Idul Adha sebagai bentuk syukur dan pengagungan kepada Allah SWT. Sholat ini dilaksanakan secara berjamaah, biasanya di lapangan terbuka atau masjid, dan menjadi momen yang sangat dinantikan setiap tahunnya.
Agar ibadah Sholat Idul Adha dapat dilaksanakan dengan benar dan khusyuk, penting bagi setiap Muslim untuk memahami tata cara pelaksanaannya, mulai dari niat hingga salam. Sholat ini memiliki beberapa perbedaan dibandingkan dengan sholat fardhu, terutama dalam jumlah takbir dan khutbah yang menyertainya. Memahami bacaan serta urutannya akan membantu meningkatkan kualitas ibadah dan kekhusyukan saat menghadap Sang Pencipta.
Dalam artikel ini, kami menyajikan panduan lengkap mengenai tata cara sholat Idul Adha beserta bacaannya. Anda akan menemukan penjelasan langkah demi langkah yang mudah diikuti, baik untuk yang pertama kali melaksanakan maupun yang ingin memperdalam pemahaman. Dengan persiapan yang matang, semoga Sholat Idul Adha tahun ini menjadi lebih bermakna dan membawa keberkahan bagi diri dan keluarga.
Advertisement
Pengertian dan Sejarah Idul Adha
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4484020/original/061374800_1687919991-20230628-Idul-Adha-Muhammadiyah-Faizal-3.jpg)
Idul Adha, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, adalah perayaan yang memperingati kesediaan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan putranya Ismail sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Peristiwa bersejarah ini menjadi landasan disyariatkannya ibadah kurban bagi umat Islam.
Sejarah Idul Adha bermula dari ujian berat yang diberikan Allah kepada Nabi Ibrahim. Melalui mimpi, Nabi Ibrahim diperintahkan untuk menyembelih putra kesayangannya, Ismail. Tanpa ragu, Nabi Ibrahim dan Ismail mematuhi perintah tersebut. Namun, ketika proses penyembelihan hendak dilakukan, Allah menggantikan Ismail dengan seekor domba. Peristiwa ini menunjukkan ketaatan luar biasa Nabi Ibrahim dan menjadi dasar disyariatkannya ibadah kurban.
Idul Adha diperingati pada tanggal 10 Dzulhijjah setiap tahunnya. Pada hari ini, umat Muslim di seluruh dunia melaksanakan ibadah sholat Idul Adha dan menyembelih hewan kurban sebagai bentuk pengorbanan dan rasa syukur kepada Allah SWT.
Advertisement
Hukum dan Keutamaan Sholat Idul Adha
Sholat Idul Adha memiliki kedudukan yang istimewa dalam Islam. Para ulama sepakat bahwa hukum melaksanakan sholat Idul Adha adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Meskipun bukan kewajiban, namun pahala yang didapat dari menunaikan sholat Idul Adha sangatlah besar.
Beberapa keutamaan melaksanakan sholat Idul Adha antara lain:
- Mendapatkan ampunan dosa-dosa yang telah lalu
- Meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT
- Mempererat tali silaturahmi antar sesama Muslim
- Menumbuhkan semangat berkorban dan berbagi
- Meraih keberkahan di hari yang mulia
Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan sholat Idul Adha. Dalam sebuah hadits, Beliau bersabda:
"Barangsiapa yang melaksanakan shalat Idul Fitri dan Idul Adha, niscaya hatinya tidak akan mati pada hari dimana hati-hati manusia mati." (HR. Ibnu Majah)
Hadits ini menunjukkan betapa pentingnya sholat Idul Adha dalam menjaga keimanan dan ketakwaan seorang Muslim. Oleh karena itu, hendaknya kita tidak melewatkan kesempatan untuk menunaikan ibadah yang mulia ini.
Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Adha
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4484246/original/065917100_1687926075-20230628-Idul_Adha_Surabaya-AFP-3.jpg)
Pemahaman mengenai waktu yang tepat untuk melaksanakan sholat Idul Adha sangatlah penting agar ibadah kita sah dan diterima. Para ulama telah menetapkan waktu pelaksanaan sholat Idul Adha berdasarkan hadits dan ijma' (kesepakatan) ulama.
Waktu sholat Idul Adha dimulai sejak matahari terbit setinggi tombak (sekitar 15 menit setelah terbit) hingga waktu zawal (matahari tepat di atas kepala, menjelang waktu Dzuhur). Namun, dianjurkan untuk melaksanakannya lebih awal dibandingkan sholat Idul Fitri.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait waktu pelaksanaan sholat Idul Adha:
- Sebaiknya dilaksanakan setelah matahari terbit sempurna dan naik sekitar satu tombak (15-20 menit setelah terbit)
- Dianjurkan untuk mempercepat pelaksanaannya agar jamaah memiliki waktu lebih banyak untuk menyembelih hewan kurban
- Jika terlambat dan waktu sudah memasuki zawal (menjelang Dzuhur), maka sholat Idul Adha ditunda hingga keesokan harinya
- Sholat Idul Adha tidak boleh di-qadha (diganti di hari lain) jika terlewat
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
"Waktu shalat Idul Fitri adalah ketika matahari telah meninggi, dan waktu shalat Idul Adha adalah ketika matahari telah meninggi." (HR. Tirmidzi)
Hadits ini menegaskan bahwa waktu ideal untuk melaksanakan sholat Idul Adha adalah ketika matahari sudah cukup tinggi, namun belum terlalu terik. Dengan memahami waktu yang tepat, kita dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menunaikan ibadah ini.
Advertisement
Niat Sholat Idul Adha
Niat merupakan salah satu rukun sholat yang sangat penting. Tanpa niat yang benar, ibadah sholat kita tidak sah. Untuk sholat Idul Adha, niatnya berbeda dengan sholat wajib maupun sholat sunnah lainnya. Berikut adalah lafaz niat sholat Idul Adha beserta artinya:
Untuk imam:
أُصَلِّى سُنَّةَ عِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnata 'iidil adha rak'ataini imaaman lillaahi ta'aala
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala."
Untuk makmum:
أُصَلِّى سُنَّةَ عِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnata 'iidil adha rak'ataini ma'muuman lillaahi ta'aala
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
Untuk yang sholat sendiri (munfarid):
أُصَلِّى سُنَّةَ عِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnata 'iidil adha rak'ataini lillaahi ta'aala
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Penting untuk diingat bahwa niat cukup diucapkan dalam hati, tidak perlu dilafalkan dengan keras. Yang terpenting adalah kita memantapkan niat dalam hati untuk melaksanakan sholat Idul Adha semata-mata karena Allah SWT.
Tata Cara Sholat Idul Adha
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4483955/original/090963300_1687917994-20230628-Idul-Adha-Muhammadiyah-Arbas-5.jpg)
Sholat Idul Adha memiliki tata cara yang sedikit berbeda dengan sholat wajib lima waktu. Berikut adalah langkah-langkah detail pelaksanaan sholat Idul Adha:
- Berdiri menghadap kiblat dan memantapkan niat dalam hati
- Mengangkat kedua tangan setinggi telinga (takbiratul ihram) sambil mengucapkan "Allahu Akbar"
- Membaca doa iftitah
- Takbir 7 kali pada rakaat pertama. Setiap kali takbir, tangan diangkat setinggi telinga
- Di antara takbir, disunahkan membaca tasbih: سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ Subhanallahi walhamdulillahi wa laa ilaaha illallahu wallahu akbar
- Membaca Al-Fatihah
- Membaca surat tambahan (disunahkan membaca surat Al-A'la)
- Rukuk, i'tidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud seperti sholat biasa
- Berdiri untuk rakaat kedua
- Takbir 5 kali pada rakaat kedua, dengan bacaan tasbih di antaranya
- Membaca Al-Fatihah
- Membaca surat tambahan (disunahkan membaca surat Al-Ghasyiyah)
- Rukuk, i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti biasa
- Duduk tasyahud akhir dan membaca tasyahud
- Salam
Setelah sholat selesai, imam atau khatib akan menyampaikan khutbah Idul Adha. Jamaah dianjurkan untuk mendengarkan khutbah dengan khusyuk sebagai bagian dari rangkaian ibadah Idul Adha.
Advertisement
Bacaan Takbir Idul Adha
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4484075/original/021231200_1687921043-20230628-Idul-Adha-Muhammadiyah-Faizal-7.jpg)
Salah satu keistimewaan Idul Adha adalah memperbanyak bacaan takbir. Takbir Idul Adha dimulai sejak malam 1 Dzulhijjah hingga sore hari tanggal 13 Dzulhijjah (hari tasyrik terakhir). Berikut adalah lafaz takbir Idul Adha yang biasa dibaca:
اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaaha illallah, wallahu akbar, Allahu akbar, wa lillaahil hamd
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi Allah."
Bacaan takbir ini dianjurkan untuk dilafalkan dengan suara keras, terutama bagi laki-laki. Hal ini bertujuan untuk menyemarakkan syiar Islam dan mengingatkan sesama Muslim akan keagungan Allah SWT.
Amalan Sunnah pada Hari Raya Idul Adha
Selain melaksanakan sholat Idul Adha, terdapat beberapa amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan pada hari raya ini, di antaranya:
- Mandi sebelum berangkat sholat Idul Adha
- Memakai pakaian terbaik dan wangi-wangian
- Makan setelah sholat Idul Adha (berbeda dengan Idul Fitri)
- Berangkat ke tempat sholat dengan berjalan kaki (jika memungkinkan)
- Mengambil jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang dari tempat sholat
- Memperbanyak dzikir dan takbir
- Bersedekah dan berbagi kebahagiaan dengan sesama
- Menyembelih hewan kurban bagi yang mampu
Dengan melaksanakan amalan-amalan sunnah ini, kita dapat meningkatkan kualitas ibadah kita pada hari yang penuh berkah ini.
Advertisement
Perbedaan Sholat Idul Adha dan Sholat Idul Fitri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864911/original/016662100_1718506973-sholat_Idul_Adha_di_Masjid_Agung_Al-Azhar-HERMAN_13.jpg)
Meskipun sama-sama merupakan sholat hari raya, terdapat beberapa perbedaan antara sholat Idul Adha dan Idul Fitri. Berikut adalah perbandingan keduanya:
Waktu pelaksanaan:
- Idul Adha: 10 Dzulhijjah
- Idul Fitri: 1 Syawal
Niat:
- Idul Adha: Menyebutkan "sunnata 'iidil adha"
- Idul Fitri: Menyebutkan "sunnata 'iidil fitri"
Waktu sholat:
- Idul Adha: Dianjurkan lebih awal
- Idul Fitri: Dianjurkan sedikit diundur
Makan sebelum sholat:
- Idul Adha: Disunahkan tidak makan sebelum sholat
- Idul Fitri: Disunahkan makan kurma atau makanan manis sebelum sholat
Takbir:
- Idul Adha: Dimulai sejak 1 Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah
- Idul Fitri: Dimulai saat keluar rumah menuju tempat sholat
Ibadah khusus:
- Idul Adha: Penyembelihan hewan kurban
- Idul Fitri: Pembayaran zakat fitrah
Meskipun terdapat perbedaan, esensi dari kedua sholat hari raya ini tetap sama, yaitu sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dan mempererat tali persaudaraan antar sesama Muslim.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3555099/original/AGNmyxYsmp2O0yLNbyo5fE5y6vCzeKFPb4GWb-vYY2F9%3Ds96-c.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990640/original/002536700_1730716657-tata-cara-sholat-idul-adha.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860527/original/082452700_1734048766-pexels-david-kanigan-239927285-29558894.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264183/original/033782000_1782097869-063_2282689980-Timnas_Mesir_vs_Selandia_Baru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8571890/original/029692900_1782526551-000_B8H338Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8571665/original/074668100_1782526250-063_2283504461.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8362045/original/070572100_1782237587-AP26174619862047.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264303/original/054619900_1782106281-AP26172737361128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260726/original/045162900_1781650279-Mohammad_Mohebi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260101/original/022902800_1781568480-063_2281783911.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8456333/original/005196400_1782354547-063_2282682114.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/999349/original/080383000_1443076430-20150924-Salat-Idul-Adha-di-Jatinegara-Jakarta-01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5210970/original/079171200_1746521381-4030a27f-cf92-4a92-baa9-034b02eeb77e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1697411/original/064903100_1504238978-20170901-Jokowi-Salat-di-Sukabumi-FP2.jpg)