Sukses

Kisah Cinta Mitra Farazandeh di Tengah Kondisinya Jadi Disabilitas

Liputan6.com, Jakarta - Mitra Farazandeh, seorang perempuan disabilitas berusia 41 tahun yang tinggal di desa kecil Iran utara. Mitra berbagi cerita soal kisah cinta hidupnya.

Dikutip dari BBC Indonesia, Rabu (11/12/2019), meski menjadi disabilitas, Mitra mengaku pernah merasakan cinta. Menurutnya, saat berusia 11 tahun merupakan pertama kalinya ia jatuh cinta dengan anak tetangganya.

Mitra mengatakan, perasaan seperti itu sulit diterimanya. Saat itu, dirinya merasa bukan manusia karena kondisi disabilitasnya.

Mitra pun sempat merasa tak pantas hidup. Ia menanti saat-saat untuk tutup usia. Mitra memiliki tubuh yang kecil dan hidup di atas gerobak kayunya dalam kesehariannya.

Selama 14 tahun, Mitra memendam perasaan cinta untuk dirinya sendiri. Ia pun kemudian memutuskan untuk mengungkapkan apa yang dirasakannya kepada sang pria dan keluarganya.

Si pria pun menyambut cintanya, namun keluarga Mitra tak setuju. Selama beberapa tahun, Mitra pun merasa hidupnya seperti di neraka.

Meski begitu, cinta Mitra kepada si pria membuat dirinya mampu mengajarkan untuk mencintai dirinya sendiri. Selama 30 tahun mencintai si pria, keduanya tak pernah bersama.

Menurut Mitra, pada kenyataannya, seperti apa pun kondisinya, meski seorang disabilitas, ia tetap seorang perempuan yang memiliki perasaan dan keinginan memiliki seorang kekasih.

"Sayangnya, orang-orang dalam budaya kami merasa perempuan seperti saya tak pantas untuk mecintai dan dicintai. Inilah yang menyakitkan saya," kata Mitra.

"Fakta bahwa ayah saya tak mengizinkan saya bersama dengan seseorang yang saya cintai sungguh menyakitkan saya," pungkas dia.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Sosialisasi Kartu Transjakarta Gratis untuk Penyandang Disabilitas
Artikel Selanjutnya
Tips Hilangkan Bosan di Rumah untuk Difabel (II)