Penambang Bitcoin IREN Akuisisi Pengembang Pusat Data

Mengikuti perusahaan penambang bitcoin lainnya, IREN mengembangkan infrastruktur dan bisnis kecerdasan buatan atau AI.

Diterbitkan 16 Juni 2026, 17:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penambang bitcoin (BTC) IREN telah menyelesaikan akuisisi pengembang pusat data di Spanyol, Nostrum Group. Langkah IREN menandai masuknya perusahaan ke Eropa seiring pengembangan bisnis cloud kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Mengutip Cointelegraph, Selasa, (16/6/2026), IREN menyebutkan, akuisisi itu menambah sekitar 490 megawatt data yang terhubung ke jaringan listrik di Spanyol.

Kesepakatan ini memperluas portofolio daya global IREN menjadi sekitar 5 gigawatt, dengan kapasitas Spanyol mewakili sekitar 10% dari total kapasitas.

Pendiri dan CEO IREN Daniel Roberts menuturkan, Spanyol menawarkan kombinasi energi terbarukan dan konektivitas serat optik. Ini memberikan perusahaan melayani permintaan infrastruktur AI yang terus meningkat di Eropa.

“Eropa adalah salah satu pasar terbesar dan tercepat pertumbuhannya untuk infrastruktur AI, dan Spanyol adalah salah satu titik masuk yang paling menarik,” ujar Roberts.

Akuisisi ini merupakan bagian dari upaya IREN untuk mengembangkan layanan cloud AI, yang dapat memberikan pendapatan berbasis kontrak yang lebih dapat diprediksi. Hal ini karena meningkatnya kesulitan penambangan dan volatilitas harga bitcoin (BTC) menekan bisnis penambangan kripto.

Langkah ini juga menyelaraskan IREN dengan tren yang lebih luas di antara penambang Bitcoin yang membangun infrastruktur AI di Eropa. HIVE Digital telah mengkonversi sebagian fasilitasnya di Swedia untuk komputasi AI, sementara Bitdeer sedang mengembangkan kapasitas pusat data AI di Norwegia.

Menurut hasil IREN untuk kuartal yang berakhir pada 31 Maret, penambangan Bitcoin tetap menjadi sumber pendapatan terbesarnya. Perusahaan melaporkan pendapatan penambangan sebesar US$ 111,2 juta atau Rp 1,96 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.700), dibandingkan dengan US$ 33,6 juta atau Rp 594,83 miliar dari layanan cloud AI-nya.

Kinerja IREN

IREN mengatakan pendapatan cloud AI meningkat dari US$ 17,3 juta atau Rp 306,2 miliar pada kuartal sebelumnya, sementara pendapatan penambangan Bitcoin turun dari US$ 167,4 juta atau Rp 2,9 triliun.

Perusahaan mengaitkan penurunan penambangan sebagian karena harga BTC rata-rata yang lebih rendah dan penghentian penggunaan perangkat keras penambangan.

Para analis di Bernstein sebelumnya mengatakan IREN pada akhirnya dapat secara bertahap menghentikan sebagian besar bisnis penambangan Bitcoin-nya seiring dengan modernisasi situs-situs yang ada untuk infrastruktur cloud AI. IREN melaporkan memiliki sekitar 150.000 GPU yang terpasang atau dalam pesanan per 31 Maret, yang menurut perkiraan dapat mendukung pendapatan tahunan sebesar US$ 3,7 miliar atau Rp 65,5 triliun.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.