Dogecoin Melonjak, Aksi Borong Whale Picu Spekulasi Pasar

Aktivitas whale Dogecoin melonjak ke level tertinggi dalam 6 bulan, seiring harga DOGE yang naik dalam beberapa hari terakhir.

Diterbitkan 03 Mei 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Aktivitas investor besar atau whale pada Dogecoin (DOGE) meningkat signifikan dalam beberapa waktu terakhir, seiring lonjakan harga aset kripto tersebut.

Setelah periode relatif tenang, dikutip dari Crypto Potato, Minggu (3/5/2026), Dogecoin justru mencatat penguatan ketika sejumlah aset kripto utama lainnya mengalami koreksi. Data dari Santiment menunjukkan aktivitas whale DOGE mencapai level tertinggi dalam enam bulan.

Dalam satu hari, tercatat sebanyak 739 transaksi bernilai lebih dari USD 100.000. Selain itu, sekitar 149 dompet yang masing-masing menyimpan setidaknya 100 juta DOGE kini menguasai total 108,52 miliar DOGE atau setara sekitar USD 11,6 miliar.

Kenaikan aktivitas ini sejalan dengan lonjakan harga Dogecoin sekitar 14% dalam 10 hari terakhir. DOGE sempat menyentuh level USD 0,11 sebelum terkoreksi tipis ke USD 0,1091.

Analis kripto Ali Martinez juga mencatat lonjakan transaksi besar pada 16 April, dengan nilai hampir USD 800 juta dalam 24 jam.

Ia menilai lonjakan aktivitas tersebut sering kali menjadi sinyal awal volatilitas, sekaligus mencerminkan reposisi aset oleh investor besar.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Pasar Futures Memanas, Sinyal Bullish Menguat

Selain aktivitas di pasar spot, pasar derivatif Dogecoin juga menunjukkan peningkatan. Data dari Coinglass mencatat open interest DOGE mencapai 15,3 miliar token.

Platform Binance mendominasi dengan lebih dari 4 miliar token, diikuti Gate.io sebesar 1,86 miliar. Sementara itu, Bitget, Bybit, dan OKX masing-masing mencatat sekitar 1,4 miliar token.

Kondisi ini menunjukkan bahwa para trader cenderung membuka posisi baru, bukan sekadar menutup posisi lama, yang biasanya mendukung tren kenaikan harga.

Namun demikian, meningkatnya penggunaan leverage juga meningkatkan risiko koreksi tajam jika terjadi perubahan sentimen pasar secara tiba-tiba.

Sejumlah analis menilai akumulasi besar oleh whale dapat menjadi indikasi terbentuknya level dasar harga (price floor), dengan potensi kenaikan lanjutan jika tren positif terus berlanjut.