Cara Membuat Kandang Ayam Berputar dari Drum Bekas, Solusi Hemat Peternak Rumahan

Cara membuat kandang ayam berputar dari drum bekas, langkah detail untuk kandang fungsional, hemat biaya.

Diterbitkan 29 Juni 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat kandang ayam berputar dari drum bekas menjadi inovasi sederhana yang memanfaatkan barang tidak terpakai agar tetap bernilai guna dalam kegiatan beternak. Konsep ini banyak dipilih karena lebih hemat biaya sekaligus praktis untuk perawatan harian.

Dalam penerapannya, cara membuat kandang ayam berputar dari drum bekas memanfaatkan struktur drum yang dimodifikasi agar tetap kuat, mudah dibersihkan, serta memiliki sirkulasi udara yang baik. Dengan desain yang tepat, kandang bisa lebih fungsional dan nyaman untuk ayam.

Selain itu, cara membuat kandang ayam berputar dari drum bekas juga dirancang agar memudahkan proses pemberian pakan dan pembersihan tanpa banyak tenaga. Sistem ini membuat aktivitas beternak menjadi lebih efisien dan cocok untuk skala rumahan.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara membuat kandang ayam berputar dari drum bekas, Rabu (24/6/2026).

Alat dan Bahan Membuat Kandang Ayam Berputar dari Drum Bekas

Alat yang Dibutuhkan

  • Gergaji besi atau gerinda potong (untuk memotong drum)
  • Cutter (untuk merapikan bagian kecil atau plastik tipis)
  • Bor listrik (untuk membuat lubang dan pemasangan baut)
  • Obeng (untuk memasang sekrup)
  • Tang (untuk mengencangkan atau memotong kawat)
  • Meteran atau penggaris (untuk mengukur bagian kandang)
  • Spidol/marker (untuk menandai bagian yang akan dipotong)

Bahan yang Dibutuhkan

  • 1 buah drum plastik bekas ukuran 100–200 liter
  • Kawat ram / kawat strimin (untuk ventilasi dan pengaman)
  • Engsel kecil (untuk pintu kandang)
  • Grendel atau pengunci pintu
  • Baut, mur, ring, sekrup, dan paku keling
  • Kayu atau pipa PVC (untuk rangka dan kaki penyangga)
  • Bilah kayu (untuk lantai kisi di dalam kandang)
  • Nampan atau baki plastik (untuk menampung kotoran)
  • Sekam padi atau serbuk kayu (untuk alas kandang)

Cara Membuat Kandang Ayam Berputar dari Drum Bekas

1. Membersihkan drum bekas

Langkah pertama adalah memastikan drum plastik bekas benar-benar bersih dari sisa oli, bahan kimia, atau kotoran lain yang menempel. Cuci menggunakan sabun dan air mengalir hingga seluruh permukaan bersih, lalu rendam jika masih tercium bau menyengat. Setelah itu, bilas kembali dan jemur di bawah sinar matahari sampai benar-benar kering agar aman digunakan untuk ayam.

2. Menentukan posisi drum

Letakkan drum dalam posisi horizontal atau tidur agar menyerupai ruang kandang yang memanjang. Posisi ini akan memudahkan pembagian ruang di dalam kandang serta membuat ayam lebih nyaman bergerak. Pastikan permukaan dasar stabil agar drum tidak mudah menggelinding saat proses pembuatan maupun saat digunakan.

3. Menyiapkan alat dan bahan

Siapkan alat seperti gergaji besi atau gerinda potong, cutter, dan bor listrik untuk proses pemotongan serta pelubangan. Bahan yang dibutuhkan meliputi kawat ram, engsel kecil, grendel pengunci, baut, mur, sekrup, serta paku keling. Tambahkan juga kayu atau pipa PVC untuk rangka dudukan, serta bilah kayu untuk lantai kisi.

4. Membuat pintu kandang

Potong salah satu sisi drum untuk dijadikan pintu utama. Buat ukuran pintu cukup besar agar memudahkan saat memasukkan ayam, mengambil telur, maupun membersihkan bagian dalam kandang. Pasang engsel di salah satu sisi dan tambahkan grendel agar pintu dapat terkunci dengan aman.

5. Membuat ventilasi udara 

Buat beberapa lubang pada bagian atas dan bawah drum sebagai ventilasi. Lubang ini berfungsi menjaga sirkulasi udara tetap lancar sehingga kandang tidak pengap. Ventilasi yang baik juga membantu menurunkan suhu di dalam kandang agar ayam tidak mudah stres.

6. Memasang kawat ram

Tutup seluruh lubang ventilasi menggunakan kawat ram yang kuat. Selain menjaga aliran udara tetap optimal, kawat ini juga berfungsi sebagai pelindung agar ayam tidak keluar dan mencegah masuknya predator seperti tikus, ular, atau hewan kecil lainnya.

7. Membuat rangka dudukan

Pasang kaki penyangga dari kayu atau pipa PVC dengan tinggi sekitar 20–30 cm. Ketinggian ini penting untuk mencegah kandang langsung menyentuh tanah, sehingga mengurangi kelembapan dan risiko penyakit. Selain itu, kandang juga menjadi lebih mudah dibersihkan di bagian bawah.

8. Membuat lantai kisi

Pasang bilah kayu di bagian dalam drum dengan jarak tertentu agar membentuk lantai berlubang. Sistem ini memungkinkan kotoran ayam jatuh ke bawah secara otomatis sehingga bagian dalam kandang tetap lebih bersih dan kering dalam waktu lebih lama.

9. Menambahkan nampan kotoran

Letakkan nampan atau baki di bawah lantai kisi untuk menampung kotoran ayam. Pastikan baki mudah ditarik keluar agar proses pembersihan bisa dilakukan dengan cepat tanpa perlu membongkar kandang. Sistem ini sangat membantu menjaga kebersihan harian.

10. Membuat area bertelur (opsional)

Tambahkan sekat kecil di salah satu bagian drum sebagai ruang khusus bertelur. Area ini sebaiknya dibuat lebih tertutup agar ayam merasa aman dan nyaman. Tambahkan sekam padi sebagai alas untuk memberikan kenyamanan tambahan.

11. Menambahkan alas kandang

Gunakan sekam padi atau serbuk kayu sebagai alas dasar kandang. Bahan ini mampu menyerap kelembapan, mengurangi bau, dan menjaga suhu tetap stabil. Penggantian alas secara rutin sangat penting untuk menjaga kebersihan serta kesehatan ayam.

Tips Membuat Kandang Ayam Berputar dari Drum Bekas

  1. Pilih drum bekas yang benar-benar bersih dan tidak pernah dipakai untuk bahan kimia berbahaya agar aman untuk ayam
  2. Pastikan drum memiliki kondisi kuat, tidak retak, dan masih kokoh supaya tahan lama saat dijadikan kandang
  3. Gunakan ukuran pintu yang cukup besar agar memudahkan proses pembersihan, pemberian pakan, dan pengambilan telur
  4. Buat ventilasi udara yang cukup banyak namun tetap diberi kawat ram agar sirkulasi lancar dan ayam tidak kepanasan
  5. Pasang kaki penyangga dengan tinggi ideal supaya kandang tidak lembap dan lebih mudah dibersihkan bagian bawahnya
  6. Perhatikan keseimbangan saat posisi berputar agar kandang tetap stabil dan tidak mudah terguling
  7. Gunakan bahan yang ringan namun kuat untuk bagian dalam agar sistem berputar tetap mudah digunakan
  8. Tambahkan nampan kotoran yang mudah dilepas agar perawatan harian lebih cepat dan higienis
  9. Gunakan alas sekam padi atau serbuk kayu untuk menjaga kelembapan dan mengurangi bau
  10. Rutin membersihkan kandang agar ayam tetap sehat, tidak mudah stres, dan terhindar dari penyakit

 

Pertanyaan Seputar Cara Membuat Kandang Ayam Berputar dari Drum Bekas

Apa keuntungan utama membuat kandang ayam dari drum bekas?

Keuntungan utamanya adalah hemat biaya karena memanfaatkan barang bekas, material plastik mudah dibersihkan, tahan lama, ramah lingkungan, dan dengan desain yang tepat dapat mencegah suhu panas di dalam kandang.

Mengapa penting membersihkan drum bekas secara menyeluruh sebelum digunakan sebagai kandang ayam?

Pembersihan menyeluruh sangat penting untuk memastikan tidak ada residu bahan kimia, oli, atau minyak yang dapat membahayakan kesehatan ayam. Drum harus dicuci dengan sabun dan air, bahkan direndam jika masih berbau menyengat, lalu dijemur hingga kering.

Bagaimana cara memastikan sirkulasi udara yang baik di dalam kandang drum?

Sirkulasi udara yang baik dicapai dengan membuat beberapa lubang ventilasi pada bagian atas dan bawah drum. Desain ventilasi silang ini memungkinkan udara panas keluar dari atas dan udara segar masuk dari bawah, mengurangi risiko stres akibat suhu tinggi pada ayam.

Fungsi apa yang dimiliki lantai kisi dan baki penampung kotoran?

Lantai kisi dengan jarak antarbilah memungkinkan kotoran ayam jatuh ke bawah, menjaga kandang tetap bersih dan mencegah ayam bersentuhan langsung dengan kotoran. Baki penampung kotoran yang dapat dilepas di bawah lantai kisi memudahkan proses pembersihan dan menjaga higienitas kandang.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6